Hong Kong Tiba-Tiba Lumpuh, Sekolah Tutup dan Bisnis Disetop

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Hong Kong (Pexels)

Jakarta, CNBC Indonesia - Hong Kong tiba-tiba lumpuh, saat sekolah-sekolah terpaksa ditutup dan beberapa bisnis dihentikan, Kamis (18/6/2026). Warga pun diminta evakuasi dan berlindung.

Hal ini terjadi akibat setelah observatorium Hong Kong menaikkan sinyal hujan tertinggi pukul 12.55 waktu setempat. Warga diminta waspada terhadap banjir parah.


Baca: Loker Bergaji Rp15 Juta Diserbu, Antrean Pelamar Mengular hingga 2 Km

"Hujan deras yang melebihi 70 mm dalam satu jam kemungkinan akan terus berlanjut," kata observatorium di situs webnya dimuat Reuters.

"Ini adalah kali kedua peringatan hitam dikibarkan tahun ini; yang pertama terjadi lebih dari seminggu yang lalu pada 8 Juni," tambahnya.

Baca: Inggris Geger! Muncul Geng Pemerkosa, 250 Ribu Gadis Jadi Korban

Pusat keuangan tersebut telah diguyur hujan selama beberapa hari terakhir, bersama sebagian besar wilayah selatan China. Cuaca ekstrim terjadi karena monsun barat daya yang aktif dan palung tekanan rendah yang masih bertahan.

"Hembusan angin kencang mungkin terus mempengaruhi Hong Kong, dengan kecepatan angin sekitar 80 km/jam tercatat di distrik Tai O di barat daya kota," jelas observatorium.

Pengumuman diutarakan menjelang Festival Perahu Naga Jumat, yang memberi penduduk libur akhir pekan tiga hari. Banyak orang diperkirakan akan bepergian.

Sementara itu, pihak berwenang di seberang perbatasan di Shenzhen, China daratan, mengibarkan sinyal merah ke hujan yang akan datang dan mendesak penduduk untuk menjauhi daerah dataran rendah, daerah yang tergenang air, dan apa yang disebutnya sebagai "daerah berbahaya lainnya". Mereka mengatakan ada peningkatan risiko banjir pegunungan, tanah longsor, dan bencana lainnya.

Baca: Netanyahu Dibuang Trump, Israel Kini Disingkirkan AS


(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Nasib Iran di Piala Dunia hingga Fenomena Video Bodong

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kanselir Jerman Friedrich Merz: Eropa Siap Dialog Damai Soal Ukraina
• 21 jam lalumatamata.com
thumb
Iran Segera Buka Selat Hormuz, AS Cabut Blokade
• 4 jam laludetik.com
thumb
Pemerintah manfaatkan aset eks Hotel Sultan untuk kesejahteraan rakyat
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Pencairan JHT Bisa Kena Pajak, Simak Skema dan Ketentuannya
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
MBG & Kopdes Dinilai Sebagai Keberpihakan Prabowo Pada Ekonomi Akar Rumput
• 23 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.