TABLOIDBINTANG.COM - Meghan Markle dan Pangeran Harry dikabarkan tengah mempersiapkan perjalanan keluarga ke Inggris untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir.
Menurut laporan BBC pada Rabu (17/6), pasangan Duke dan Duchess of Sussex itu berencana membawa kedua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, ke negara asal Harry pada Juli mendatang.
Perjalanan tersebut bertepatan dengan hitung mundur satu tahun menuju penyelenggaraan Invictus Games Birmingham 2027, ajang olahraga bagi personel militer dan veteran yang didirikan Harry pada 2014.
Harry dan Meghan mengundurkan diri dari tugas kerajaan pada 2020 sebelum pindah ke California, Amerika Serikat. Di sanalah putri mereka, Lilibet, lahir pada 2021.
Terakhir kali Harry dan Meghan mengunjungi Inggris bersama Archie dan Lilibet adalah pada Juni 2022 saat perayaan Platinum Jubilee mendiang Ratu Elizabeth II.
Meski kedua anak mereka tidak menghadiri acara resmi perayaan tersebut, Harry dan Meghan sempat tampil dalam sejumlah agenda kerajaan, termasuk Trooping the Colour dan kebaktian syukur untuk sang ratu di Katedral St. Paul.
Dalam kunjungan itu, pasangan tersebut juga merayakan ulang tahun pertama Lilibet dengan pesta sederhana di halaman belakang kediaman mereka saat itu, Frogmore Cottage di Windsor.
Sejak saat itu, Harry beberapa kali kembali ke Inggris seorang diri. Sementara Meghan diketahui belum kembali ke Inggris sejak September 2022, ketika pasangan tersebut menghadiri sejumlah kegiatan amal dan kemudian memperpanjang masa tinggal mereka setelah wafatnya Ratu Elizabeth II untuk mengikuti rangkaian prosesi pemakaman.
Selama beberapa tahun terakhir, Harry berulang kali mengungkapkan kekhawatirannya soal keamanan keluarga saat berada di Inggris.
Setelah melepaskan status sebagai anggota senior keluarga kerajaan, Harry dan Meghan kehilangan perlindungan keamanan yang didanai negara. Harry pun terus memperjuangkan agar perlindungan tersebut dipulihkan.
Dalam pernyataannya di Pengadilan Tinggi London, Harry mengatakan bahwa keamanan sangat penting agar kedua anaknya dapat merasa seperti di rumah sendiri ketika berada di Inggris.
"Inggris adalah rumah saya. Inggris merupakan bagian penting dari warisan anak-anak saya dan saya ingin mereka merasa senyaman saat berada di sana seperti ketika tinggal di Amerika Serikat," ujar Harry.
Ia menambahkan bahwa dirinya tidak ingin menempatkan Meghan maupun dirinya sendiri dalam situasi berbahaya.
"Saya tidak bisa membiarkan istri saya berada dalam bahaya seperti itu, dan berdasarkan pengalaman hidup saya, saya juga enggan menempatkan diri saya dalam risiko yang tidak perlu," katanya.
Isu keamanan juga disebut menjadi salah satu penyebab renggangnya hubungan Harry dengan keluarga kerajaan.
Dalam wawancara dengan BBC, Harry mengaku masih berharap dapat berdamai dengan keluarganya.
"Saya ingin berdamai dengan keluarga saya. Tidak ada gunanya terus bertengkar," ujarnya.
Harry juga menyinggung kondisi kesehatan ayahnya, King Charles III, yang didiagnosis menderita kanker pada 2024.
"Hidup itu berharga. Saya tidak tahu berapa lama lagi ayah saya akan ada," kata Harry.
Harry dan Raja Charles terakhir kali bertemu secara langsung pada September 2025 di Clarence House, London. Pertemuan pribadi selama sekitar 55 menit itu menjadi pertemuan tatap muka pertama mereka dalam 19 bulan.
Jika rencana kunjungan keluarga Sussex ke Inggris benar terealisasi, perjalanan tersebut akan menjadi momen langka bagi Archie dan Lilibet untuk kembali mengunjungi tanah kelahiran ayah mereka setelah bertahun-tahun tinggal di Amerika Serikat.




