Kasatgas Tito Ungkap Pemulihan Pascabencana Sumatera Tunjukkan Kemajuan, Prioritaskan Infrastruktur Permanen

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Proses pemulihan pascabencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus mencatatkan progres signifikan. 

Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera.

Tito menjelaskan bahwa perkembangan positif ini mencakup berbagai aspek vital, mulai dari normalisasi layanan pemerintahan, sektor kesehatan, akses pendidikan, hingga perbaikan infrastruktur strategis dan penyediaan hunian sementara (huntara).

Pernyataan tersebut disampaikan Tito usai menghadiri Rapat Tingkat Menteri Tim Pengarah Satgas PRR Pascabencana Sumatera yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Kamis (18/6).

Menurut Tito, penanganan dampak bencana di ketiga provinsi tersebut kini telah bergeser dari masa darurat menuju tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Fokus utama Satgas ke depan adalah memastikan sarana publik bersifat jangka panjang.

Tito mengatakan, langkah prioritas ke depan yaitu mempermanenkan berbagai infrastruktur seperti jalan maupun jembatan, baik berstatus nasional maupun daerah termasuk yang belum tersentuh.

Dengan progres yang terus dipantau secara ketat, pemerintah berharap stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah terdampak dapat segera kembali pulih sepenuhnya melalui penguatan infrastruktur yang lebih kokoh dan permanen.

“Itu harus dikerjakan, entah oleh Pemda (pemerintah daerah) atau diambil alih oleh (pemerintah) pusat,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi hingga tahun 2028 sebesar Rp100,1 triliun. 

Anggaran tersebut mencakup kebutuhan 33 kementerian/lembaga, terdiri dari 23 kementerian/lembaga utama dan 10 kementerian/lembaga pendukung.

Ia mendorong kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat pengajuan maupun proses pencairan sehingga anggaran dapat segera dimanfaatkan.

Begitu pula bagi kementerian maupun lembaga yang telah menerima anggaran tersebut agar segera merealisasikannya. 

“Kalau sudah ditransfer, maka kita akan speed-nya akan kencang sekali,” jelasnya.

Di lain sisi, sambil menunggu kementerian dan lembaga terkait bergerak, Tito mengimbau Pemda agar memanfaatkan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk menangani kebutuhan mendesak di daerah masing-masing. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Legislator Desak Bandar Judi Berkedok Timezone di Jakut-Jakbar Ditangkap
• 20 jam laludetik.com
thumb
DPRD DKI Minta APBD Jakarta Prioritaskan Sanitasi dan Penataan RW Kumuh
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.131 Personel Amankan Demo Hari Ini di Jakarta
• 5 jam lalunarasi.tv
thumb
Dari Doktrin ke Eksekusi: Agenda Ketahanan Energi Nasional Indonesia
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Hujan Gol, Inggris Bungkam Kroasia 4-2 di Stadion Arlington
• 12 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.