jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus menyarankan Waketum PKB Jazilul Fawaid atau Gus Jazil mengurusi sikap internal partai sendiri, ketimbang mencampuri kebijakan pihak lain.
Hal demikian dikatakan Deddy menyikapi pernyataan Gus Jazil yang meminta PDIP menentukan sikap tegas terhadap pemerintahan era Prabowo Subianto.
BACA JUGA: Andi Widjajanto Ikut Demonstrasi Mahasiswa, PKB Minta PDIP Tak Abu-Abu
"Lebih baik Jazilul urus partainya sendiri daripada mengurusi orang lain," kata Deddy melalui layanan pesan, Kamis (18/6).
Dia mengatakan sikap dan posisi PDIP menjadi keputusan organisasi melalui Kongres, Rakernas dan institusi ketum parpol berkelir merah sebagai pemegang mandat prerogatif.
BACA JUGA: Diskusi Budiman Cs Dibubarkan, Deddy PDIP Singgung Akumulasi Kemarahan
"Jadi tidak bisa seenaknya kader partai lain mendesak kami untuk melakukan apa pun," lanjut Deddy.
Legislator Komisi II DPR RI itu mengatakan posisi PDIP sudah tegas terhadap pemerintahan era Prabowo, yakni berada di luar dan menjadi penyeimbang kekuasaan.
BACA JUGA: PDIP Minta BPBD Sulteng Bergerak Cepat Pascagempa M6,7 di Palu
"Kenapa perlu menjadi penyeimbang, karena mayoritas DPR sudah dikuasai oleh partai-partai yg masuk dalam pemerintahan," ujar Deddy.
Legislator Dapil Kalimantan Utara (Kaltara) merasa heran ketika Gus Jazil mengaku tak menangkap kesan PDIP sebagai partai di luar pemerintahan Prabowo.
"Kurang terang benderang apa urusan ini bagi dia," katanya.
Deddy sendiri mengaku tidak paham maksud pernyataan Gus Jazil yang meminta PDIP tegas mengambil sikap sebagai oposisi pemerintahan Prabowo.
"Enggak paham, ingin mengadu domba dengan pemerintah atau karena galau sebab tidak maksimal sebagai partai maupun fraksi di DPR," katanya. (ast/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan




