Pemkab Sumedang Siap Batasi Truk Sumbu 3 di Jatinangor Demi Keselamatan

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SUMEDANG, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, menyiapkan langkah pembatasan truk sumbu tiga yang melintas di kawasan pendidikan Jatinangor. Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di wilayah dengan mobilitas tinggi tersebut.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Sumedang, Kamis, mengatakan bahwa langkah itu merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat dan mahasiswa yang selama ini mengeluhkan tingginya mobilitas kendaraan besar di jalur Jatinangor.

“Berdasarkan aspirasi masyarakat, mahasiswa, dan para dosen, kami mengimbau kendaraan besar, khususnya truk sumbu tiga, untuk tidak melewati kawasan pendidikan Jatinangor. Kita pastikan kelancaran lalu lintas di kawasan yang aktivitas pendidikannya sangat padat,” ujarnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dorong Penggunaan Tol Cisumdawu

Bupati mendorong para pengusaha angkutan dan pemilik kendaraan berat agar memanfaatkan akses Jalan Tol Cisumdawu sebagai jalur alternatif. Dengan demikian, kendaraan besar tidak lagi melewati kawasan pendidikan Jatinangor.

Kendaraan berat dari arah Bandung dapat menggunakan akses Gerbang Tol Cileunyi untuk masuk Tol Cisumdawu, sementara kendaraan dari arah Sumedang dapat melalui Gerbang Tol Pamulihan menuju Cileunyi.

“Kami berharap para pengusaha dan pengemudi kendaraan besar dapat memanfaatkan tol. Dengan masuk dari Cileunyi atau Pamulihan, biaya tol yang dikeluarkan tidak terlalu memberatkan, namun manfaatnya sangat besar untuk meningkatkan keselamatan masyarakat di Jatinangor,” katanya.

Pihaknya menilai langkah tersebut menjadi strategis mengingat kawasan pendidikan Jatinangor menjadi wilayah dengan mobilitas tinggi di Kabupaten Sumedang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumedang 2025, wilayah tersebut dihuni lebih dari 100 ribu penduduk dari total wilayah 25 kilometer persegi dengan tingkat kepadatan yang cukup tinggi.

Tingginya aktivitas masyarakat juga dipengaruhi keberadaan empat perguruan tinggi utama, yakni Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB) Kampus Jatinangor, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dan Universitas IKOPIN. Unpad mencatat penerimaan 11.375 mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026, sementara ITB Kampus Jatinangor memiliki sekitar 7.000 mahasiswa yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Audiensi dengan Kemenhub

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyebut pihaknya telah melakukan audiensi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk mengusulkan sejumlah langkah penanganan. Mulai dari rekayasa lalu lintas, pembangunan fasilitas keselamatan, hingga pengaturan kendaraan berat.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan, Rudi Irawan, menyambut baik usulan tersebut. Ia menyebut pembatasan kendaraan sumbu tiga dapat dilakukan melalui kajian teknis manajemen dan rekayasa lalu lintas bersama instansi terkait.

“Pembatasan kendaraan sumbu tiga dapat diusulkan melalui kajian teknis manajemen dan rekayasa lalu lintas yang nantinya akan dibahas bersama instansi terkait, termasuk kepolisian dan penyelenggara jalan,” ujarnya.

Pemkab Sumedang berharap penerapan pembatasan kendaraan berat di kawasan pendidikan Jatinangor dapat segera terwujud. Dengan demikian, aktivitas masyarakat, mahasiswa, dan pengguna jalan dapat berlangsung lebih aman serta nyaman.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Richard Lee Bongkar 2 Ustaz yang Tetap Kasih Dukungan saat Status Mualafnya Diragukan
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Tak Ditahan di Rutan, Eks Kapolres Bima Kota Dititipkan ke Markas Brimob Polda NTB
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Skema Kuota Hangus Digugat, BPKN Usulkan Akumulasi Kuota hingga Perpanjangan Masa Aktif
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Luke Vickery dan Mitchell Baker Segera Dinaturalisasi, Dua Pemain Keturunan Lainnya Menyusul, Pengamat: Timnas Indonesia Akan Sangat Kuat
• 9 jam lalubola.com
thumb
Komisi I DPR: Pengabdian Eks KSAL TNI Achmad Sutjipto Layak Jadi Teladan
• 5 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.