KDM Janji Kasih Modal Usaha Rp 10 Juta dan Peluang Kerja Buat Pedagang Puncak yang Kena Gusur

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Bandung, VIVA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan pedagang yang terdampak penertiban di Rest Area Seger Alam, Puncak Pass, Cipanas, Kabupaten Cianjur menyiapkan skema kompensasi berupa bantuan modal usaha sampai Rp10 juta, hingga peluang kerja baru di sektor formal dan kebersihan.

Sebagai langkah awal, Pemprov Jabar menyalurkan bantuan modal usaha dan biaya sehari-hari agar para pedagang dapat langsung memutar kembali roda perekonomian mereka pasca-penertiban.

Baca Juga :
Ojol di Bandung Tewas Kecelakaan Gegara Jalan Rusak, KDM Usul Jalan Nasional Dikelola Daerah
Kebangkitan Pasar Modal Hadapi Siklus ke-8 Sejak Era 2000-an, Simak Polanya

"Ya tahap pertama kita hari ini kan selesaikan dulu aja memberikan kompensasi untuk mereka untuk biaya hidup. Dan untuk modal usaha baru," ujar Dedi di Gedung Pakuan, Bandung, Kamis.

Mantan Bupati Purwakarta tersebut menilai, stimulus permodalan yang diberikan sudah sangat memadai untuk merintis bisnis baru dari nol, asalkan dikelola dengan manajemen yang tepat.

"Jadi kalau ngomong Rp10 juta, kecil. Bagi mereka yang pintar usaha, itu bisa berkembang menjadi besar," kata Dedi yang akrab disapa KDM.

Lebih lanjut, Pemprov Jabar juga merancang solusi jangka panjang agar warga terdampak memiliki penghasilan tetap.

Salah satu opsi konkret yang ditawarkan adalah penyerapan tenaga kerja di bidang kebersihan jalan, mengingat kebutuhan sektor ini masih sangat tinggi di berbagai ruas jalan strategis.

"Kita yang jelas, kita memerlukan tenaga kerja kebersihan, jalan. Karena di ruas jalan itu diperlukan dan nanti yang bersedia bisa menjadi tenaga kerja kebersihan jalan," ujarnya.

Guna memastikan efektivitas program, Pemprov Jabar akan melakukan pemetaan berkala terhadap kondisi dan profil para pedagang untuk disesuaikan dengan lowongan kerja yang tersedia.

Khusus bagi para pedagang atau keluarganya yang berusia produktif di bawah 30 tahun, Dedi menyebut telah menyiapkan jembatan karir ke industri manufaktur melalui program pelatihan intensif.

"Nanti kita juga banyak ruang-ruang pekerjaan yang bisa kita latih. Kita arahkan kalau usianya di bawah 30, sektor garmen masih terbuka. Nanti kita bisa latih mereka," tutur Dedi. (Ant)

Baca Juga :
Ikhtiar Lahir Batin, Pedagang Amalkan Doa Penglaris Dagangan Seperti Anjuran Nabi Sulaiman AS
160 Kios di Kawasan Puncak Pass Dibongkar, Pemilik Dapat Kompensasi Segini
KDM Buka Suara soal Skor PCMB yang Turun, Ternyata Bukan Gara-gara Kesalahan Peserta

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MA Gelar Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial di Malang | MA NEWS
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
KPK periksa Kasubbag Bea Cukai untuk dalami status kepegawaian Budiman
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Amar Bank (AMAR) Bagikan Dividen Tunai Rp110,1 Miliar, Investor Dapat Rp6,11 per Saham
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Piala Dunia 2026 Punya Aturan Baru, Apakah Satu Kemenangan Sudah Cukup untuk Lolos? Ini Penjelasannya
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Rupiah Melemah, Indonesia Perlu Menyerang Balik Lewat Ekspor
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.