Jakarta (ANTARA) - Keluarga Lionel Messi mengonfirmasi bahwa ayah sang megabintang Argentina, Jorge Messi tengah mengalami masalah kesehatan dan saat ini berada dalam pengawasan medis.
Dalam pernyataan yang dikutip Fabrizio Romano pada Kamis (19/6), pihak keluarga menyebut kondisi Jorge Messi menunjukkan perkembangan positif meski masih menjalani proses pemulihan.
“Dia saat ini berada di bawah pengawasan medis, sedang menjalani pemulihan, dan menunjukkan perkembangan yang baik sesuai dengan kondisinya saat ini,” demikian pernyataan keluarga Messi.
Keluarga Messi juga membantah berbagai rumor dan spekulasi yang beredar mengenai kondisi kesehatan Jorge. Mereka menyesalkan munculnya informasi yang berasal dari sumber tidak resmi dan meminta publik untuk menghormati privasi keluarga.
“Keluarga ingin menyampaikan kekecewaan yang mendalam atas kurangnya kepekaan, rasa hormat, dan etika dari sebagian pihak yang memperlakukan persoalan yang sepenuhnya bersifat pribadi dan keluarga ini secara tidak pantas,” kata pernyataan tersebut.
Keluarga menegaskan bahwa hanya anggota keluarga terdekat yang memiliki informasi akurat mengenai kondisi Jorge Messi. Oleh karena itu, segala informasi yang tidak berasal dari keluarga atau saluran resmi mereka tidak dapat dianggap benar.
Baca juga: Messi samai rekor Klose sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia
Mereka juga meminta adanya tanggung jawab, kehati-hatian, dan empati dalam menyampaikan informasi terkait kesehatan seseorang. Keluarga mengaku menghargai dukungan serta perhatian yang diberikan publik dan akan menyampaikan perkembangan penting melalui kanal resmi.
Kondisi kesehatan Jorge Messi diduga menjadi alasan di balik momen emosional Lionel Messi saat mencetak gol pada kemenangan Argentina 3-0 atas Aljazair dalam laga pembuka Grup Piala Dunia 2026.
Messi sempat meneteskan air mata usai mencetak gol dan kemudian menjelaskan bahwa emosinya tidak berkaitan dengan sepak bola.
“Mengapa saya menangis? Itu adalah sesuatu yang sama sekali tidak berhubungan dengan sepak bola. Saya melewati beberapa hari yang sulit, tetapi saya berterima kasih kepada seluruh delegasi dan rekan-rekan setim karena mereka selalu berada di sisi saya dan memberi saya banyak kekuatan untuk melewati masa itu,” ujar Messi yang dikutip dari Sport Ilustrated.
Terlepas dari situasi pribadi yang dihadapinya, Messi tetap mencatat sejarah dalam kemenangan atas Aljazair. Gol tersebut membuatnya menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia putra dengan 16 gol.
Kapten Argentina itu juga melewati rekor Pele sebagai pemain dengan kontribusi gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia putra dengan total 24 kontribusi, terdiri dari 16 gol dan delapan assist.
Baca juga: Messi ukir rekor-rekor Piala Dunia usai hattrick lawan Aljazair
Baca juga: Messi: Semua pencapaian saya adalah bonus
Dalam pernyataan yang dikutip Fabrizio Romano pada Kamis (19/6), pihak keluarga menyebut kondisi Jorge Messi menunjukkan perkembangan positif meski masih menjalani proses pemulihan.
“Dia saat ini berada di bawah pengawasan medis, sedang menjalani pemulihan, dan menunjukkan perkembangan yang baik sesuai dengan kondisinya saat ini,” demikian pernyataan keluarga Messi.
Keluarga Messi juga membantah berbagai rumor dan spekulasi yang beredar mengenai kondisi kesehatan Jorge. Mereka menyesalkan munculnya informasi yang berasal dari sumber tidak resmi dan meminta publik untuk menghormati privasi keluarga.
“Keluarga ingin menyampaikan kekecewaan yang mendalam atas kurangnya kepekaan, rasa hormat, dan etika dari sebagian pihak yang memperlakukan persoalan yang sepenuhnya bersifat pribadi dan keluarga ini secara tidak pantas,” kata pernyataan tersebut.
Keluarga menegaskan bahwa hanya anggota keluarga terdekat yang memiliki informasi akurat mengenai kondisi Jorge Messi. Oleh karena itu, segala informasi yang tidak berasal dari keluarga atau saluran resmi mereka tidak dapat dianggap benar.
Baca juga: Messi samai rekor Klose sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia
Mereka juga meminta adanya tanggung jawab, kehati-hatian, dan empati dalam menyampaikan informasi terkait kesehatan seseorang. Keluarga mengaku menghargai dukungan serta perhatian yang diberikan publik dan akan menyampaikan perkembangan penting melalui kanal resmi.
Kondisi kesehatan Jorge Messi diduga menjadi alasan di balik momen emosional Lionel Messi saat mencetak gol pada kemenangan Argentina 3-0 atas Aljazair dalam laga pembuka Grup Piala Dunia 2026.
Messi sempat meneteskan air mata usai mencetak gol dan kemudian menjelaskan bahwa emosinya tidak berkaitan dengan sepak bola.
“Mengapa saya menangis? Itu adalah sesuatu yang sama sekali tidak berhubungan dengan sepak bola. Saya melewati beberapa hari yang sulit, tetapi saya berterima kasih kepada seluruh delegasi dan rekan-rekan setim karena mereka selalu berada di sisi saya dan memberi saya banyak kekuatan untuk melewati masa itu,” ujar Messi yang dikutip dari Sport Ilustrated.
Terlepas dari situasi pribadi yang dihadapinya, Messi tetap mencatat sejarah dalam kemenangan atas Aljazair. Gol tersebut membuatnya menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia putra dengan 16 gol.
Kapten Argentina itu juga melewati rekor Pele sebagai pemain dengan kontribusi gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia putra dengan total 24 kontribusi, terdiri dari 16 gol dan delapan assist.
Baca juga: Messi ukir rekor-rekor Piala Dunia usai hattrick lawan Aljazair
Baca juga: Messi: Semua pencapaian saya adalah bonus





