Meski Punya Keluhan, Purbaya Pastikan Kepercayaan Pemerintah China ke RI Tetap Terjaga

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, kepercayaan pemerintah China tetap terjaga terhadap Indonesia, meski mereka memiliki keluhan terhadap sejumlah kebijakan RI.

Hal itu disampaikannya usai menggelar pertemuan dengan Menteri Keuangan China Lan Fo'an, maupun pihak dari bank sentral China China People’s Bank of China (PBOC), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), serta investor.

Baca Juga :
Pemerintah Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Kasus Mafia Tanah
Purbaya Targetkan Panda Bonds Capai US$1 Miliar, Simak Keuntungan Strategisnya

"Pemerintah China amat 'trust' dan amat mendukung. Kalau dari diskusi dengan mereka, diskusinya menarik, amat konstruktif dan menunjukkan kepercayaan China dan kepercayaan kami ke pemerintah China juga sama bagusnya," kata Purbaya di Beijing, Kamis malam, 18 Juni 2026.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Photo :
  • Biro KLI Kementerian Keuangan

Dia menyebut, kedua negara sama-sama bersemangat untuk meningkatkan hubungan ke tingkat yang lebih dekat lagi. Meski demikian, mereka juga menyampaikan pertanyaan sebenarnya seperti apa kondisi Indonesia.

"Tentu saya bisa jelaskan dan yakinkan bahwa kondisi fundamental ekonomi tidak ada masalah," ujarnya.

Purbaya mengakui, para pelaku usaha China memiliki sejumlah keluhan mengenai beberapa kebijakan pemerintah Indonesia, yang dianggap mengganggu kelancaran bisnis para investor China di Indonesia.

"Dan itu sudah dijawab oleh Presiden Prabowo, dan Presiden Prabowo akan memperbaiki kondisi investasi supaya pemerintah dan investor China bisa berbisnis dengan wajar di Indonesia. Jadi Presiden mengerti betul hambatan yang terjadi untuk melakukan bisnis di Indonesia dan itu sedang diperbaiki," kata Purbaya.

Dia menegaskan bahwa pemerintah memahami masalah dan keluhan yang disampaikan para pelaku usaha asal China, dan saat ini sedang memperbaiki kondisi tersebut di lapangan.

"Sebenarnya kami sudah mengerti permasalahannya apa dan sudah diperbaiki, tapi kebetulan mengenai keluhan yang belum beres, mereka kirim kami. Presiden dan kami sudah tindaklanjuti dengan baik. Hanya tentu ada beberapa hal yang memerlukan waktu untuk kembali ke level yang memudahkan untuk beberapa pengusaha China, meski sebagian besar kami perbaiki dengan cepat," kata Purbaya.

Dia pun menjelaskan, pemerintah Indonesia terbuka bagi pengusaha asal negara manapun untuk semakin banyak berinvestasi di Indonesia.

"Jadi semakin banyak yang investasi akan semakin bagus buat Indonesia. Kebetulan saja, China adalah salah satu sumber investasi besar yang tidak bisa kita abaikan. Hanya kan ada juga dari Amerika, Singapura, dan lain-lain. Jadi kita diversifikasi sumber investasi dan sumber pembiayaan supaya ekonomi kita tetap bisa tumbuh cepat tanpa mengubahkan prinsip 'non-alignment' Indonesia," ujarnya.

Baca Juga :
870 Ribu Hektare Perkebunan Rakyat Disiapkan, Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Hadapi Dinamika Global, Pemerintah Dorong Penguatan Fiskal dan Transformasi Ekonomi Nasional
Qodari Sebut Pembubaran Dialog Pemerintah di UGM 'Anomali', Ini Alasannya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
10 Weton yang Diprediksi akan Dirundung Kesialan pada 20 Juni 2026, Neptu Anda Salah Satunya?
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemain Qatar Ini Minta Maaf Usai Bikin Kaki Lawan Patah di Piala Dunia 2026
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Aksi Demo Mahasiswa di Medan Memanas, Rantis Polisi Diadang Massa
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Refly Harun Beberkan Detik-detik Penangkapan Roy Suryo, Baru Salat Subuh Langsung Dibawa Polisi
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Bikin Syok, Ahmad Dhani Ungkap Asal-usul Moyangnya, Mulai dari Keturunan Belanda, Amerika, hingga Portugal!
• 15 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.