Pemain Qatar Ini Minta Maaf Usai Bikin Kaki Lawan Patah di Piala Dunia 2026

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Qatar, Assim Madibo, menyampaikan permintaan maaf kepada gelandang Kanada, Ismael Kone, setelah insiden tekel yang mengakibatkan sang pemain mengalami patah tulang kaki dalam laga Grup B Piala Dunia 2026.

Kanada mencatat kemenangan meyakinkan 6-0 atas Qatar pada pertandingan yang berlangsung di BC Place, Vancouver, Jumat (19/6) dini hari WIB. Meski meraih tiga poin, tim tuan rumah harus kehilangan salah satu pemain pentingnya akibat cedera serius.

Insiden tersebut terjadi pada awal babak kedua ketika Madibo melakukan tekel terhadap Kone. Benturan keras itu membuat pemain Kanada tersebut terjatuh dan tidak mampu melanjutkan pertandingan.

Tim medis kemudian membawa Kone ke rumah sakit untuk menjalani penanganan lebih lanjut, termasuk prosedur operasi pada kaki kirinya yang mengalami patah tulang. Sementara itu, wasit langsung mengeluarkan kartu merah untuk Madibo setelah meninjau pelanggaran yang terjadi.

Madibo terlihat menyesali kejadian tersebut. Seusai pertandingan, ia mendatangi ruang ganti Kanada untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Kone.

Namun, saat itu Kone sudah tidak berada di lokasi karena telah dibawa ke rumah sakit. Informasi tersebut disampaikan oleh pelatih Kanada, Jesse Marsch.

"Pemain itu datang ke ruang ganti untuk meminta maaf kepada Ismael. Namun, Ismael sudah berada di rumah sakit. Dia kemudian menyampaikan pesan tersebut kepada rekan-rekannya," kata Marsch, seperti dikutip USA Today.

Marsch menilai insiden tersebut tidak terjadi karena unsur kesengajaan. Menurut dia, Madibo tidak memiliki niat untuk mencederai lawannya meskipun tekel yang dilakukan berujung fatal.

"Saya tidak berpikir dia sengaja melakukan tekel seperti itu atau ingin menciptakan situasi yang mengerikan. Karena itu, saya tidak menyalahkannya secara pribadi," ujar Marsch.

Meski demikian, Marsch mengaku heran dengan respons sejumlah pemain dan ofisial Qatar yang memprotes keputusan kartu merah. Ia menilai pelanggaran yang terjadi sangat jelas karena berakibat serius terhadap kondisi pemain Kanada tersebut.

"Saya tidak memahami reaksi dari bangku cadangan mereka yang memperdebatkan kartu merah itu. Pelanggaran tersebut sangat jelas dan baru saja menyebabkan seorang pemain mengalami patah kaki," tutur Marsch.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buron 5 Bulan, Anggota DPRD Sumbar Tersangka Korupsi Rp34 Miliar Ditangkap di Jaksel
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Kuasa Hukum Sony Sonjaya Tantang Elza Syarief Buktikan Dugaan Terima Suap
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Residivis ditangkap setelah curi motor di Tambora untuk beli narkoba
• 52 menit laluantaranews.com
thumb
Ganjar Tepis PDIP Dianggap Abu-abu: Mari Kita Saling Bercermin
• 4 jam laludetik.com
thumb
KPK Usul Tambahan Anggaran 2027 Hampir Rp 1 Triliun
• 2 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.