REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Innobiz sukses menggelar Seminar Kerja Sama Perusahaan Smart Factory Korea-Indonesia ke-1 tahun 2026, di Kampus Binus Alam Sutera, Indonesia. Kegiatan itu menampilkan berbagai pencapaian pelaksanaan proyek ODA Smart Factory Korea-Indonesia hingga pemaparan strategi pembangunan smart factory melalui pemanfaatan data management.
Selain itu, dilakukan pengenalan metode integrasi lean management dan smart factory, serta presentasi studi kasus perusahaan yang berhasil mengadopsi smart factory. Capaian itu merupakan hasil pelaksanaan program ODA "Penerapan Smart Factory dan Pengembangan Tenaga Ahli untuk Transformasi Industri Indonesia" yang dijalankan Kementerian UMKM, Startup Korea, dan Asosiasi Innobiz sejak 2023.
Baca Juga
Mendag Dorong UMKM Segera Miliki NIB, Buka Akses Pembiayaan dan Perluas Pasar Digital
Peran UMKM dalam Menciptakan Lapangan Kerja
Pertamina Cetak UMKM Penggerak, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Staf Khusus Menteri UMKM Bidang Ekonomi Hijau, Kerja Sama dan Pembiayaan Luar Negeri, Triana Krisandini Tanjung menyampaikan, sejalan dengan semangat 'Menata Data, Menghilangkan Waste, Membangun Smart Factory', transformasi digital harus dipahami sebagai strategi menyeluruh. Hal itu untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan bisnis UMKM Indonesia.
"Serta untuk mendukung perluasan transformasi digital di kalangan UMKM dan Koperasi Indonesia," kata Triana dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (19/6/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Digital Transformation Headquarter Innobiz, Kang Jang Hyung menyebut, seminar itu menjadi kesempatan yang bermakna bagi kedua pihak untuk berbagi capaian dan pengalaman dari proyek ODA Smart Factory. Adapun proyek iyu telah dijalankan selama empat tahun terakhir.
"Ke depan, kami akan terus memperluas pertukaran teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan kerja sama antar pelaku usaha antara Korea dan Indonesia dengan berpusat pada Smart Factory Training Center," ucapnya.
Asosiasi Innobiz bersama Kementerian UMKM, Kementerian Koperasi, dan Universitas Binus terus menjalankan program pengoperasian Smart Factory Training Center, pengembangan tenaga profesional, serta peningkatan proses manufaktur perusahaan. Pada tahun ini, Innobiz meningkatkan proses manufaktur berbasis Smart Factory bagi 12 perusahaan manufaktur di Indonesia.