‎Bersaksi di Sidang, Heni Sagara Ungkap Jadi Korban Black Campaign Tak Lama Setelah Melahirkan

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

‎Grid.ID – Pengusaha skincare asal Bandung, Heni Sagara, hadir sebagai saksi dalam sidang kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Bandung pada Kamis (18/6/2026). Ia pun menceritakan pengalaman yang dialaminya selama menjadi korban black campaign.‎‎Heni mengaku menjadi sasaran kampanye hitam selama kurang lebih satu tahun. Kondisi tersebut membuatnya sedih karena serangan terus datang tanpa henti.‎‎“Pasti sedih. Saya selama satu tahun diserang terus-menerus. Setelah mereka tertangkap, tidak ada lagi penyerangan terhadap saya,” ujar Heni Sagara usai persidangan.‎‎Menurut Heni, serangan itu mulai terjadi saat dirinya baru saja melahirkan. Ia mengaku heran karena kampanye hitam muncul ketika dirinya sedang fokus memulihkan kondisi dan merawat bayinya.‎‎“Saya itu baru beres melahirkan, loh. Tanggal 16 September saya melahirkan, tanggal 24 September saya sudah mulai di-black campaign. Di mana hati nuraninya mereka itu?” keluh Heni.‎‎Dalam persidangan juga terungkap dugaan adanya motif lain di balik kampanye hitam tersebut. Heni mengaku sempat menjadi target pemerasan dengan nilai yang sangat besar.‎‎“Mungkin kalau saya ngasih yang 500 Miliar, mungkin saya tidak akan di-black campaign sehebat ini. Kalau misalnya pabrik enggak mau di-black campaign ditutup, itu ada lagi nominalnya, satu Triliun,” ungkapnya.‎‎Di tengah berbagai tudingan yang beredar, Heni merasa lega setelah ada keterangan dari pihak BPOM dalam persidangan. Keterangan tersebut menyebut seluruh produk yang dipermasalahkan telah memiliki izin edar resmi.‎‎“Semua produk kami, baik yang terpampang dalam postingan maupun yang tidak, sudah mendapatkan izin edar dari BPOM,” tegas kuasa hukum Heni Sagara.‎‎Kini, Heni berharap proses hukum yang berjalan dapat mengungkap fakta sebenarnya. Ia juga berharap pihak yang berada di balik kampanye hitam tersebut bisa segera terungkap.‎‎“Mana yang benar dan mana yang salah akan terlihat. Kita berbicara mengenai data dan fakta,” tutup kuasa hukum Heni. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Punya Superstar, Deng Ical Justru Jagokan Belanda Juara Piala Dunia
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Ceko Diimbangi Afrika Selatan, Persaingan Grup A Kian Sengit
• 9 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Richard Lee Beri Respon Terkait Tudingan jadi Mualaf untuk Pencitraan
• 19 jam lalucumicumi.com
thumb
Polisi Ungkap Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang di Kasus Hanania Travel
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Panggil Erick Thohir dan John Herdman ke Hambalang
• 1 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.