Hendak Ujian Doktor, dr Tifa Malah Ditangkap! Akhirnya Garap di Polda

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hendak menjalani ujian disertasi doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr Tifauziah Tyassuma atau dokter Tifa justru harus menghadapi situasi yang tak pernah ia bayangkan.

Pada Jumat (19/6/2026) pagi, dokter Tifa ditangkap penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Penangkapan itu kemudian berkembang menjadi polemik baru setelah tim hukumnya menuding proses hukum yang berjalan telah bergeser ke ranah politik.

Penangkapan terhadap dokter Tifa berlangsung hampir bersamaan dengan penangkapan Roy Suryo yang juga berstatus tersangka dalam perkara yang sama.

Keduanya ditangkap setelah Polda Metro Jaya sebelumnya mengumumkan bahwa berkas perkara kasus tersebut telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Namun perhatian publik tidak hanya tertuju pada proses hukum yang sedang berlangsung.

Momen penangkapan dokter Tifa justru memunculkan cerita lain yang membuat kasus ini kembali menjadi sorotan.

Salah satu anggota tim hukum dokter Tifa, Azis Yanuar, mengungkapkan kliennya ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.

"Penasehat Hukum dr Tifa yang tergabung dalam Tim Pembela dr Tifa (TPDT) mengkonfirmasi ke pada penyidik yang menangani perkara Dr Tifa dan terkonfirmasi bahwa bahwa tindakan Kepolisian yang dilakukan pagi ini merupakan penangkapan," kata Azis.

Menurut tim hukumnya, saat itu dokter Tifa sedang bersiap mengikuti ujian disertasi sebagai bagian dari program doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Setelah dibawa ke Polda Metro Jaya, dokter Tifa disebut tetap menjalani ujian tersebut secara daring dari lingkungan kepolisian.

Foto yang dibagikan tim hukum memperlihatkan dokter Tifa berada di sebuah ruangan sambil membuka laptop untuk mengikuti ujian disertasinya.

Tidak lama setelah itu, penyidik juga melakukan penangkapan terhadap Roy Suryo.

Tim hukum Roy Suryo menyebut kliennya ditangkap sekitar pukul 07.00 WIB.

Rangkaian penangkapan tersebut langsung memicu reaksi keras dari kubu kedua tersangka.

Bagi mereka, tindakan penyidik tidak lagi sekadar persoalan prosedur hukum.

Tim hukum mempertanyakan alasan penangkapan dilakukan ketika kedua kliennya selama ini dinilai kooperatif dan rutin menjalani wajib lapor.

Mereka menilai tidak ada kebutuhan mendesak yang mengharuskan penyidik melakukan upaya paksa.

Dari sinilah tudingan yang lebih serius mulai dilontarkan.

Tim hukum Roy Suryo dan dokter Tifa menilai penangkapan tersebut justru memperkuat dugaan adanya kepentingan politik yang ikut memengaruhi proses hukum.

"Penangkapan ini, justru mengkonfirmasi ada kekuatan politik yang mengintervensi hukum sehingga cara-cara yang beradab dalam menegakkan hukum melalui pemanggilan ditinggalkan dan beralih menempuh cara tak beradab, represif dan intimidatif dengan melakukan penangkapan," katanya.

Pernyataan itu menjadi salah satu tudingan paling keras yang muncul sejak polemik ijazah Jokowi bergulir ke ranah hukum.

Kubu tersangka menilai proses hukum yang seharusnya berjalan melalui mekanisme pemanggilan biasa justru berubah menjadi tindakan yang mereka anggap represif.

Di sisi lain, penangkapan terhadap dokter Tifa saat hendak menjalani ujian doktor membuat kasus ini semakin menarik perhatian publik.

Perkara yang awalnya hanya berkutat pada polemik ijazah kini berkembang menjadi perdebatan yang lebih luas mengenai penegakan hukum, hak tersangka, hingga tudingan intervensi politik.

Baca Juga: Baru Ditangkap, Kubu Roy Suryo Tuding Hukum Dipakai untuk Lindungi Jokowi

Hingga Jumat siang, pihak Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait alasan penangkapan Roy Suryo dan dokter Tifa maupun respons terhadap tudingan yang dilontarkan tim hukum kedua tersangka.

Kasus ini pun memasuki babak baru.

Bukan hanya soal tudingan ijazah palsu, tetapi juga soal narasi yang kini dibangun kedua kubu mengenai apakah proses hukum berjalan murni berdasarkan aturan atau telah terseret ke dalam pusaran pertarungan politik yang lebih besar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelaku Jambret ASN di Kusuma Bangsa Surabaya Ditangkap Polisi, Sempat Nyabu Bareng Istri
• 39 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Link Resmi Nonton Live Streaming Skotlandia Vs Maroko via HP, Cek di Sini
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kebiasaan Orang Italia yang Membuat Hidup Bahagia
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
PHK 133 Pekerja Garmen, Wamenaker Datangi Langsung PT Amos Indah
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Roy Suryo Ditangkap Polda Metro Jaya, Tim Kuasa Hukum Sebut Ada Intervensi Politik di Balik Proses Hukum
• 6 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.