BNN beri perhatian khusus isu perlindungan anak lewat Ananda Bersinar

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI saat ini tengah memberikan perhatian khusus terhadap isu perlindungan anak melalui Gerakan Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika (Ananda Bersinar).

Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan BNN dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) memiliki banyak irisan tugas yang dapat disinergikan dalam upaya melindungi generasi bangsa.

"Kesamaan fokus tersebut membuka peluang yang luas bagi kedua lembaga untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif, termasuk pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang berdekatan dengan Hari Anak Nasional," ujar Komjen Pol. Suyudi dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Adapun Ananda Bersinar merupakan program strategis dan kampanye edukasi berskala nasional yang diinisiasi oleh BNN untuk melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika sejak dini.

Pada peringatan HANI tahun ini, ia menyebut BNN tidak menggelar kegiatan seremonial besar, sehingga ingin menggandeng Kementerian PPPA untuk berkolaborasi dalam menghadirkan kegiatan yang lebih berdampak bagi masyarakat.

Untuk itu dalam audiensi di Jakarta, Rabu (10/6), kedua pihak telah membahas rencana kolaborasi pada peringatan Hari Anak Nasional dan HANI 2026, sekaligus menjajaki pembaruan kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS)

Dalam kesempatan itu, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyambut baik ajakan tersebut dan menegaskan bahwa kedua lembaga memiliki tujuan yang sama dalam melindungi anak dari berbagai ancaman, termasuk narkotika.

“Tujuan yang ingin dicapai sejatinya sama. Saya melihat banyak program dan berbagai upaya yang dijalankan Kementerian PPPA dapat disinergikan dengan program-program BNN untuk memberikan manfaat yang lebih luas” tutur Arifatul.

Selain membahas kegiatan peringatan Hari Anak Nasional dan HANI, kedua pihak juga sepakat memperkuat kerja sama melalui pembaruan MoU yang berakhir pada 2025 lalu.

Guna menindaklanjuti rencana kerja sama, BNN dan Kementerian PPPA juga akan membentuk tim bersama untuk mempersiapkan berbagai program kolaboratif secara berkelanjutan di tingkat pusat maupun daerah.

Baca juga: Anggota DPR: Tambahan anggaran APH harus bermanfaat bagi rakyat

Baca juga: Komisi III DPR setujui usulan tambahan anggaran KPK dan BNN untuk 2027


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
China Desak NATO Evaluasi Perannya di Tengah Ketegangan Terkait Rusia dan Ukraina
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Cara Tukar Tambah Raket Padel di Blibli, Ada Brand Adidas, SIUX, Babolat
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Wapres Usul Kantin Sekolah hingga Ibu PKK Dilibatkan dalam Program MBG
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Residivis ditangkap setelah curi motor di Tambora untuk beli narkoba
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Telkom (TLKM) Terus Perkuat Transformasi Bisnis dan ESG untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.