Pemadaman Listrik di Bekasi Ganggu Pekerja WFH, Warga: Saya Sulit Kirim Naskah

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com - Pemadaman listrik yang berulang di sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi mulai dikeluhkan warga.

Selain mengganggu aktivitas rumah tangga, gangguan pasokan listrik juga berdampak pada pekerjaan warga yang bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Abdullah (38), seorang editor naskah yang bekerja dari rumah di Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mengaku kesulitan menyelesaikan pekerjaannya akibat pemadaman listrik yang terjadi beberapa kali dalam sepekan terakhir.

Menurut dia, dalam sepekan ini listrik di rumahnya sudah padam sebanyak dua kali, biasanya pada rentang waktu pukul 14.00 WIB hingga 15.30 WIB.

“Menyulitkan naskah yang harus dikirim saat itu juga. Sedangkan saya biasa pakai jaringan wifi di rumah,” ujar Abdullah saat dihubungi Kompas.com melalui pesan, Jumat (19/6/2026).

Baca juga: Daftar Wilayah Kota Bekasi yang Terdampak Pemadaman Listrik Hari Ini

Selain menghambat pekerjaan, pemadaman listrik juga berdampak pada kebutuhan dasar di rumahnya.

Saat listrik padam, toren air di rumahnya kebetulan dalam kondisi kosong sehingga ia terpaksa membeli air bersih untuk keperluan mandi.

“Kebetulan toren juga lagi kosong. Kalau begini terpaksa beli air bersih untuk mandi karena kepepet,” kata dia.

Abdullah menilai persoalan utama bukan hanya pemadaman listrik, melainkan minimnya informasi yang diterima warga sebelum gangguan terjadi.

“Kaga ada pemberitahuan sama sekali. Untung ponsel sama laptop penuh baterainya. Kalau enggak, gimana bisa kerja,” ujar dia.

Keluhan serupa disampaikan Mochamad Yakub, warga Perumahan Pondok Babelan Indah, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Ia mengaku wilayah tempat tinggalnya mengalami pemadaman listrik sekitar dua hingga tiga kali dalam sepekan terakhir.

Menurut Yakub, dampak pemadaman terasa semakin berat karena terjadi saat musim kemarau.

“Musim kemarau ini mati lampu kendalanya ya panas kalau siang. Kebetulan tempat saya pemadaman itu siang sama malam,” jelas Yakub.

Baca juga: Sejumlah Wilayah di Bekasi Mati Listrik Lagi, PLN Ungkap Penyebabnya

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia mengatakan pemadaman membuat berbagai perangkat elektronik di rumah tidak dapat digunakan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Siapkan Rp 100,1 Triliun Pulihkan Daerah Banjir Sumatera
• 40 menit lalukompas.com
thumb
Perampok Tusuk Wanita 22 Kali di Riau Ditangkap, Motif Terjerat Pinjol dan Judol
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Damai dengan AS, Kelompok Radikal Iran Khawatir Terpinggirkan
• 10 jam laludetik.com
thumb
Sekuriti Mal di Tambora Gondol Sembako Senilai Rp 70 Juta, Duitnya untuk Judol
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
WBSA Caplok Perusahaan Logistik Laut BIL Rp 215 Miliar, Pakai Dana Hasil IPO
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.