Mentan: Indonesia Sudah Penuhi Kriteria Swasembada Pangan Menurut Standar FAO

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan Indonesia telah memenuhi indikator swasembada pangan berdasarkan standar yang ditetapkan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO). Penilaian tersebut mengacu pada tingkat ketergantungan impor pangan yang masih berada di bawah ambang batas internasional.
 
Amran menjelaskan FAO menetapkan suatu negara dapat dikategorikan swasembada apabila kebutuhan impor pangannya tidak melebihi 10 persen dari total kebutuhan nasional.
  Baca juga:  Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Percepat Pemulihan Lahan Pascabencana Sumatera      
Menurutnya, capaian Indonesia saat ini telah melampaui ketentuan tersebut. Ketergantungan terhadap impor pangan hanya berada di kisaran 4 hingga 5 persen, jauh di bawah batas yang ditetapkan FAO.
 
Amran mengatakan pemerintah terus memantau 12 komoditas pangan strategis yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dari jumlah tersebut, delapan komoditas telah mampu dipenuhi dari produksi dalam negeri dan bahkan sebagian sudah memasuki pasar ekspor.

Sementara itu, hanya tiga komoditas yang masih memerlukan tambahan pasokan dari luar negeri, yakni bawang putih, kedelai, dan daging sapi.
 
"Kebutuhan impor dari tiga komoditas tersebut jika digabungkan sekitar 3,5 juta ton," ujarnya.
 
Di sisi lain, sektor pertanian nasional saat ini mampu menghasilkan sekitar 73 juta ton pangan. Angka tersebut melampaui kebutuhan domestik yang diperkirakan mencapai 68 juta ton.
 
Dengan produksi yang lebih tinggi dibandingkan kebutuhan nasional, Amran menilai posisi Indonesia semakin kuat dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah berbagai tantangan global.
 
Berdasarkan perhitungan pemerintah, porsi impor terhadap total produksi nasional hanya berkisar 4 hingga 5 persen. Rasio tersebut menjadi dasar keyakinan bahwa Indonesia telah memenuhi kriteria swasembada pangan sebagaimana yang digunakan dalam standar internasional.
 
Pemerintah pun berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat cadangan pangan nasional, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor pada komoditas yang masih belum sepenuhnya dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: La Nati Pesta Gol di Los Angeles
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Situbondo Lampaui Target Perluasan Lahan Tebu, Capai 598 Hektare dan Genjot Swasembada Gula Nasional
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Sidang Dedi Saputra Jadi Sorotan, Tim Advokasi Minta Hakim Utamakan Rehabilitasi Bukan Penjara
• 2 jam laludisway.id
thumb
Taiwan Buka Kanal Intelijen bagi Warga China, Beijing Tuding Spionase dan Sabotase
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menteri PU Siap Bentuk Satgas Pastikan Kesiapan Infrastruktur Hadapi El Nino
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.