ESDM Berencana Perluas Jargas CNG Sleman, Akan Direplikasi di Berbagai Wilayah

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana akan memperluas program jaringan gas alam terkompresi (Jargas CNG) ke berbagai wilayah di Indonesia. Salah satu wilayah yang sudah memiliki jargas CNG yakni Sleman, Yogyakarta yakni sebanyak 4.545 sambungan rumah tangga (SR).

“Kami mendorong kegiatan yang sudah ada di Sleman ini direplikasi ke daerah yang memerlukan jargas agar bisa kami siapkan. Kami akan dorong badan usaha untuk berinvestasi seperti yang dilakukan PGN,” kata Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung saat peninjauan Fasilitas Pressure Reducing Station (PRS) PGN, Sleman, Yogyakarta, Jumat (19/6).

Berdasarkan data Kementerian ESDM selain sambungan rumah tangga, jargas CNG ini juga mengaliri enam pelanggan kecil, dan empat pelanggan komersial. Infrastruktur pendukungnya mencakup jaringan distribusi gas sepanjang lebih dari 141 kilometer yang memungkinkan penyaluran gas bumi ke masyarakat. 

Rata-rata penyaluran gas bumi kepada pelanggan Jargas Sleman mencapai sekitar 84 ribu meter kubik per bulan atau setara dengan pemanfaatan sekitar 64 metrik ton LPG per bulan.

Selain sektor rumah tangga, ke depan layanan jargas akan terus diperluas untuk mendukung sektor produktif seperti UMKM, restoran, hotel, hingga fasilitas kesehatan.  Yuliot mengatakan, pemerintah akan menyiapkan pembiayaan untuk program ini melalui APBN agar prosesnya bisa dipercepat. 

Tahun ini, pemerintah menargetkan pembangunan jargas untuk 160 ribu SR di berbagai wilayah mulai dari Pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan. Pembangunan ini bergantung pada kedekatan sumber gas dengan daerah yang ditargetkan.

ESDM menyebut hingga saat ini pengelolaan jargas telah menjangkau sekitar 827 ribu sambungan rumah di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota. Dalam RPJMN 2026–2029, pemerintah menargetkan pengembangan sekitar 350 ribu sambungan rumah per tahun melalui berbagai skema pendanaan.

Yuliot mengatakan, untuk tahun depan, ESDM membidik pemasangan jaringan gas untuk 1 juta satuan sambungan rumah. "Untuk tahun 2028, itu (juga) sudah bisa untuk 1 juta satuan sambungan rumah terlaksana. Jadi yang 160.000 itu bisa melayani masyarakat,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Intip Deretan Anjungan Daerah dan Produk UMKM Unik di Jakarta Fair 2026
• 5 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Kejagung tetapkan satu tersangka lagi kasus tata kelola MBG
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Hasil Pertandingan Grup B, Swiss Pesta Gol 4-1 ke Gawang Bosnia
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KAI Daop 8 Pastikan Operasional Stasiun Surabaya Gubeng Normal Saat Listrik Padam
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bahlil Pastikan Kedepan Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Meski PLN Kurang 20 Juta Ton Batu Bara
• 50 menit lalunarasi.tv
Berhasil disimpan.