Ellyanie Van Den Noort Meriahkan Malam Amal untuk Korban Banjir Sumatera 

tabloidbintang.com
4 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Kepedulian terhadap korban banjir di Sumatera ditunjukkan diaspora Indonesia di Belanda melalui malam amal bertajuk Benefieta Vond voor Sumatra yang digelar pada Sabtu, 21 Februari 2026. Dalam kegiatan tersebut, Ellyanie Van Den Noort, ibu dari aktor cilik Rayhan Cornelis, tampil sebagai salah satu penyanyi yang menghibur para tamu sekaligus mengajak masyarakat ikut berdonasi.

Acara yang diprakarsai Yayasan Sunda Kelapa bersama sejumlah komunitas diaspora Indonesia itu menjadi wadah penggalangan dana bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatera. Selain mengumpulkan bantuan, kegiatan tersebut juga menghadirkan berbagai pertunjukan budaya Indonesia, mulai dari musik, tarian tradisional, hingga sajian kuliner Nusantara.

Menurut Ellyanie, konsep yang memadukan aksi sosial dengan budaya Indonesia mendapat sambutan hangat, baik dari warga negara Indonesia maupun masyarakat Belanda yang hadir.

"Dan orang Belanda sangat antusias suka banget acara gini karena ada kebudayaan, tarian, makanan, apalagi orang-orang Indonesia yang tinggal di Belanda sangat mendukung, bisa bersilaturahmi dengan WNI yang lain dan temu kangen budaya kita," ujar Ellyanie.

Sekitar 200 tamu menghadiri kegiatan tersebut. Sebanyak 12 penampil, yang terdiri dari sembilan penyanyi dan tiga penari, mengisi acara secara bergantian sepanjang malam. Di antaranya Gracia AS, Mehaga, Hera, Vivi S, Edi S, Dewi M, serta sejumlah pengisi acara lainnya.

Penyelenggara menjelaskan, malam amal kali ini secara khusus digelar untuk membantu korban banjir di Sumatra. Mereka menegaskan kegiatan sosial seperti ini telah menjadi bagian dari program Yayasan Sunda Kelapa sejak lama.

"Khusus untuk malam ini karena ada bencana banjir di Sumatra," kata pihak penyelenggara.

Perwakilan Yayasan Sunda Kelapa, Louk Aznam, mengatakan yayasan tersebut berdiri sejak 2008 sebagai kelanjutan dari aksi kemanusiaan yang muncul pascabencana tsunami 2004.

"Sebenarnya yayasan kami sudah dari tahun 2008 itu juga gara gara tahun 2004 Tsunami," jelas Louk Aznam.

Penyanyi Vivi Soebono, yang sempat viral karena membawakan lagu Sweet Child O' Mine sambil mengenakan kebaya, menyebut solidaritas masyarakat Indonesia di Belanda terhadap korban bencana selalu terjaga. Ia mengatakan para seniman diaspora rutin terlibat dalam berbagai kegiatan penggalangan dana setiap kali terjadi musibah di Tanah Air.

"Perduli banget, kayak Udah lewat tapi mereka masih butuh uang. Kita artis - artis Indonesia di Belanda banyak yang nyumbang. Pokoknya kayak begini itu selalu perduli. Mau lombok atau segala macam setiap bencana kita selalu bikin," ujar Vivi.

Panitia mengungkapkan donasi yang terkumpul berhasil melampaui target awal. Saat ini mereka masih menyeleksi mitra penyalur yang dinilai kredibel agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir di Sumatra. Dukungan dari para donatur, relawan, dan diaspora Indonesia diharapkan mampu meringankan beban para korban bencana.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ukraina dan Jerman kembangkan sistem pertahanan antirudal balistik
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Komisioner KPU Zainal Sudah Siapkan Dukungan untuk Prancis, Piala Dunia 2026 Jadi Alasan Rela Begadang
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Ketum Logis 08: Langkah Dasco Menerima Mahasiswa Patut Menjadi Teladan Demokrasi
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Bareskrim Tangkap Anak Buah Gembong Narkoba Fredy Pratama di Malaysia
• 13 jam laludetik.com
thumb
Menjelang Muktamar ke-35 NU, Gus Lilur Dukung Nasaruddin Umar Jadi Calon Ketua Umum PBNU
• 18 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.