Jakarta (ANTARA) - TNI telah menggelar kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 di 1.500 titik yang tersebar di seluruh Indonesia.
Kegiatan bertajuk "Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026" itu digelar untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin menyaksikan kompetisi sepak bola terbesar empat tahunan ini.
"Melalui kegiatan ini, masyarakat dari berbagai daerah dapat berkumpul, berinteraksi, dan merasakan suasana persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat.
Baca juga: DPR:Nobar Piala Dunia gerakkan ekonomi lokal masyarakat
Nas menjelaskan, kegiatan ini digelar di setiap satuan TNI di daerah dari mulai Kodam, Koarmada, Kodaeral, Kodau, Koopsud, Korem, Kodim, Lanal, Lanud, Koramil dan Posal.
Seluruh satuan itu mampu menyiarkan tayangan Piala Dunia berkat kerja sama yang dijalin TNI dengan TVRI selaku pemegang hak siar resmi Piala Dunia di Indonesia.
Berkat kerja sama itu, TNI telah berhasil menggelar nobar piala dunia sejak 11 Juni 2026 hingga hari ini.
Dengan adanya kegiatan ini, Nas berharap masyarakat bisa saling berinteraksi sehingga tercipta situasi aman dan nyaman tanpa adanya konflik.
"Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan," kata Nas.
Baca juga: Mendagri imbau daerah nobar Piala Dunia 2026 untuk gerakkan ekonomi
Baca juga: Polri gelar nobar gratis Piala Dunia 2026 serentak perkuat kedekatan
Kegiatan bertajuk "Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026" itu digelar untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin menyaksikan kompetisi sepak bola terbesar empat tahunan ini.
"Melalui kegiatan ini, masyarakat dari berbagai daerah dapat berkumpul, berinteraksi, dan merasakan suasana persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat.
Baca juga: DPR:Nobar Piala Dunia gerakkan ekonomi lokal masyarakat
Nas menjelaskan, kegiatan ini digelar di setiap satuan TNI di daerah dari mulai Kodam, Koarmada, Kodaeral, Kodau, Koopsud, Korem, Kodim, Lanal, Lanud, Koramil dan Posal.
Seluruh satuan itu mampu menyiarkan tayangan Piala Dunia berkat kerja sama yang dijalin TNI dengan TVRI selaku pemegang hak siar resmi Piala Dunia di Indonesia.
Berkat kerja sama itu, TNI telah berhasil menggelar nobar piala dunia sejak 11 Juni 2026 hingga hari ini.
Dengan adanya kegiatan ini, Nas berharap masyarakat bisa saling berinteraksi sehingga tercipta situasi aman dan nyaman tanpa adanya konflik.
"Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan," kata Nas.
Baca juga: Mendagri imbau daerah nobar Piala Dunia 2026 untuk gerakkan ekonomi
Baca juga: Polri gelar nobar gratis Piala Dunia 2026 serentak perkuat kedekatan





