Jenewa (ANTARA) - Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengumumkan, Kamis (18/6), bahwa Inisiatif Kerja Sama Olahraga dan Kesehatan Komunitas ditargetkan menjangkau 100 juta orang di China pada akhir tahun 2028.
Menurut IOC, sebagai bagian dari inisiatif itu, 32 pusat olahraga dan kesehatan masyarakat di seluruh China menyediakan fasilitas dan kegiatan bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia menjelang Hari Olimpiade (Olympic Day) pada 23 Juni, yang terinspirasi oleh inisiatif global IOC bertajuk "Let's Move".
"Inisiatif ini merespons tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan di China. Hanya 37,2 persen penduduk di negara ini yang secara rutin berpartisipasi dalam olahraga dan aktivitas fisik, sementara 80 persen remaja laki-laki dan 85 persen remaja perempuan tidak memenuhi tingkat aktivitas fisik yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)," ujar IOC.
Diluncurkan pada Januari 2026, inisiatif tersebut melibatkan masyarakat melalui kombinasi kegiatan penjangkauan digital dan tatap muka yang dirancang untuk mendorong partisipasi dalam olahraga dan aktivitas fisik.
Bekerja sama dengan Institut Ilmu Olahraga China (China Institute of Sport Science/CISS), IOC berencana meningkatkan akses terhadap olahraga dan aktivitas fisik yang meningkatkan kesehatan serta membantu menciptakan komunitas yang lebih aktif dan sehat.
Program di China ini merupakan perluasan dari Inisiatif Kerja Sama Olahraga dan Kesehatan yang lebih luas, yang dilaksanakan atas kerja sama dengan WHO dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) kesehatan global PATH di Ghana, Tanzania, Nepal, Peru, dan Vietnam.
Menurut IOC, sebagai bagian dari inisiatif itu, 32 pusat olahraga dan kesehatan masyarakat di seluruh China menyediakan fasilitas dan kegiatan bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia menjelang Hari Olimpiade (Olympic Day) pada 23 Juni, yang terinspirasi oleh inisiatif global IOC bertajuk "Let's Move".
"Inisiatif ini merespons tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan di China. Hanya 37,2 persen penduduk di negara ini yang secara rutin berpartisipasi dalam olahraga dan aktivitas fisik, sementara 80 persen remaja laki-laki dan 85 persen remaja perempuan tidak memenuhi tingkat aktivitas fisik yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)," ujar IOC.
Diluncurkan pada Januari 2026, inisiatif tersebut melibatkan masyarakat melalui kombinasi kegiatan penjangkauan digital dan tatap muka yang dirancang untuk mendorong partisipasi dalam olahraga dan aktivitas fisik.
Bekerja sama dengan Institut Ilmu Olahraga China (China Institute of Sport Science/CISS), IOC berencana meningkatkan akses terhadap olahraga dan aktivitas fisik yang meningkatkan kesehatan serta membantu menciptakan komunitas yang lebih aktif dan sehat.
Program di China ini merupakan perluasan dari Inisiatif Kerja Sama Olahraga dan Kesehatan yang lebih luas, yang dilaksanakan atas kerja sama dengan WHO dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) kesehatan global PATH di Ghana, Tanzania, Nepal, Peru, dan Vietnam.





