Siapa Steven Lyons? Jejak Kelam Raja Narkoba dan Pencucian Uang yang Diburu Interpol Berhasil Dibekuk di Bali

tvonenews.com
10 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Pulau Bali selama bertahun-tahun dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia yang menarik jutaan wisatawan mancanegara. 

Namun, di balik citranya sebagai surga wisata, Bali juga beberapa kali menjadi lokasi penangkapan buronan internasional yang mencoba bersembunyi dari kejaran aparat penegak hukum dunia.

Salah satu kasus yang paling menyita perhatian terjadi ketika aparat Imigrasi Indonesia menangkap Steven Lyons, sosok yang disebut sebagai salah satu pimpinan kelompok mafia paling berpengaruh di Skotlandia. 

Penangkapan tersebut menjadi bukti bahwa jaringan kriminal internasional terus bergerak lintas negara dan memanfaatkan mobilitas global untuk menghindari penegakan hukum.

Kasus Steven Lyons juga mengingatkan publik bahwa kejahatan terorganisir modern tidak lagi terbatas pada satu wilayah. 

Menurut data Europol dan berbagai lembaga penegak hukum Eropa, sindikat narkoba internasional kini beroperasi melalui jaringan keuangan global, perusahaan cangkang, pencucian uang, hingga perdagangan narkotika lintas benua. 

Dalam konteks inilah nama Steven Lyons muncul sebagai salah satu figur yang selama bertahun-tahun menjadi target operasi aparat Eropa.

Siapa Steven Lyons? Bos Klan Mafia yang Menguasai Jaringan Kriminal Lintas Negara

Melansir dari berbagai sumber, Steven Lyons merupakan warga negara Skotlandia berusia 45 tahun yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam Klan Lyons, kelompok kriminal yang berbasis di kawasan Cumbernauld, North Lanarkshire, Skotlandia.

Nama keluarga Lyons bukan sosok asing dalam dunia kejahatan terorganisir Inggris. Selama lebih dari dua dekade, kelompok ini terlibat konflik berdarah dengan kelompok rival mereka, yakni Klan Daniel yang berbasis di Glasgow.

Menurut laporan BBC Scotland dan kepolisian Skotlandia, Steven Lyons diduga memiliki peran strategis dalam berbagai aktivitas kriminal internasional, mulai dari perdagangan narkoba hingga tindak pidana pencucian uang.

Kepolisian Bali menyebut Lyons merupakan buronan otoritas Spanyol dan Inggris yang dicari terkait dugaan keterlibatan dalam kasus narkotika, pembentukan perusahaan fiktif, hingga praktik pencucian uang lintas negara.

Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya menjelaskan bahwa penangkapan Lyons merupakan bagian dari Operasi ARMORUM, sebuah investigasi gabungan antara Guardia Civil Spanyol dan Kepolisian Skotlandia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kumandangkan Sumpah Pemuda, Ratusan Mahasiswa Trisakti dan Esa Unggul Tiba di DPR
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Imigrasi deportasi 3 WNA Tiongkok yang manipulasi data untuk visa
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Oknum Satpol PP Bogor yang Gadaikan SK Bawahan Dipecat sebagai ASN
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Ali BD Mengaku Tidak Terlibat Penentuan Harga Lahan dalam Sidang Korupsi Pengadaan Lahan MXGP Samota
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Jadwal Macau Open 2026: Perjuangan Tiga Wakil Indonesia Tersisa Berlanjut ke Babak Semifinal ynag Mulai Siang Ini
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.