Ahmad Sahroni Minta Kejagung Abaikan 41 Nama dari Sonny Sonjaya, Fokus Tuntaskan Kasus Korupsi MBG

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) tetap fokus mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjerat mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sonny Sonjaya.

Menurut Sahroni, penyidik tidak perlu teralihkan oleh informasi mengenai puluhan nama yang diungkap Sonny Sonjaya saat mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC). Ia menilai informasi tersebut belum tentu dapat dibuktikan dan berpotensi menjadi fitnah jika tidak disertai fakta yang kuat.

Baca Juga :
Marak Tawuran di Jakut dan Jakbar, Sahroni: Saya Sudah Perintahkan Kapolres-Kapolsek Jaga Keamanan
Hari Ini Sony Sonjaya Diperiksa, Kejagung Dalami Permohonan Justice Collaborator

Sahroni menegaskan bahwa prioritas utama Kejagung saat ini adalah menyelesaikan proses hukum terhadap Sonny Sonjaya sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

"Kejaksaan fokus saja sama Sonny Sonjaya, sekalipun Sonny berteriak nama-nama kan bisa jadi fitnah semata," kata Sahroni saat dihubungi, Sabtu, 20 Juni 2026.

Politikus Partai NasDem itu menilai penyidik perlu berkonsentrasi pada dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan Sonny Sonjaya terlebih dahulu sebelum memperluas penyelidikan ke pihak lain.

Minta Penyidik Fokus pada Peran Sonny Sonjaya

Sahroni juga mengingatkan agar Sonny Sonjaya tidak membawa-bawa banyak nama yang belum tentu memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang ditangani Kejagung.

Menurut dia, langkah tersebut berpotensi menimbulkan spekulasi dan dapat mengganggu fokus penyidik dalam mengusut kasus korupsi MBG.

"Kejaksaan fokus sama Sonny untuk tindak pidana yang diduga dia lakukan, Sonny juga jangan bawa-bawa nama orang banyak hanya sebatas kelabui penyidik saja," ujarnya.

Ia menekankan bahwa proses hukum harus berjalan berdasarkan alat bukti dan fakta yang ditemukan penyidik, bukan semata-mata berdasarkan pengakuan atau penyebutan nama yang belum diverifikasi.

Karena itu, Sahroni meminta Kejagung menuntaskan terlebih dahulu perkara yang menjerat Sonny Sonjaya sebelum menindaklanjuti informasi lain yang muncul selama proses pemeriksaan.

Persilakan Kejagung Dalami Informasi Setelah Proses Utama Selesai

Meski meminta penyidik memprioritaskan perkara utama, Sahroni tidak menutup kemungkinan Kejagung mendalami informasi yang disampaikan Sonny Sonjaya di kemudian hari.

Namun, menurutnya, langkah tersebut sebaiknya dilakukan setelah proses penyidikan terhadap Sonny sebagai tersangka selesai dilakukan.

Baca Juga :
KPK Minta Tambahan Anggaran Rp 762 Miliar untuk 2027, Sahroni: Saran Saya Ajuin Rp 5 Triliun
Sahroni Minta Polisi Berantas Copet di PRJ: Jangan Jadi Masalah Tahunan!
5 Tersangka MBG Terkuak, Skandal 21.801 Motor Listrik Rp1,39 Triliun Berujung Kasus Korupsi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rahasia Kulit Cerah dan Glowing Sepanjang Hari Berawal dari Langkah Sederhana Ini Setiap Pagi
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kunjungi Ende, Wapres Minta MBG Tepat Sasaran dan Utamakan Kawasan 3T
• 16 jam laludisway.id
thumb
Tangkap Roy Suryo dan Dokter Tifa, Polisi: Bagian dari Proses Pelimpahan Tahap 2 ke Kejaksaan
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Bobby Pastikan Driver Ojol di Sumut Bisa Berobat Gratis, Hanya Pakai KTP
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Perkuat Swasembada Pangan, Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan Perlindungan Lahan Pertanian
• 15 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.