Bagi jemaah haji dan umrah yang sedang berada di Madinah, kini terdapat destinasi edukasi religi yang menarik perhatian, yakni Museum As-Safiyah. Berlokasi tepat di depan kawasan barat Masjid Nabawi, museum ini menjadi sarana bagi jemaah, khususnya dari Indonesia, untuk mendalami sejarah Islam melalui perpaduan teknologi modern dan replika yang realistis.
Museum As-Safiyah menyajikan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW dengan cara yang inovatif. Berbeda dengan museum pada umumnya, tempat ini memanfaatkan teknologi audio visual, diorama, hingga replika berukuran asli untuk memberikan gambaran yang lebih nyata kepada pengunjung.
Di dalam museum, pengunjung dapat menyaksikan berbagai replika penting, mulai dari gambaran rumah Rasulullah, mimbar asli Masjid Nabawi, hingga replika makam Nabi Muhammad SAW bersama dua sahabat setianya, Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab, yang aslinya berada di kawasan Raudah.
Penyajian materi sejarah yang modern ini sengaja dirancang agar lebih mudah dipahami oleh pengunjung dari berbagai usia. Bagi banyak jemaah, kunjungan ini memberikan kesan mendalam karena mereka bisa melihat visualisasi dari kisah-kisah yang selama ini hanya dipelajari melalui buku dan ceramah agama.
Museum yang telah berdiri selama kurang lebih dua hingga dua setengah tahun ini juga menawarkan materi edukasi yang komprehensif di lantai dua. Di area ini, fokus utama adalah biografi Nabi Muhammad SAW, mulai dari kondisi Kota Makkah sebelum kelahiran beliau, peristiwa hijrah, hingga wafatnya Sang Rasul.
Baca juga: Jejak Perang Badar, Mengenang Titik Balik Perjuangan Islam
Selain biografi Nabi, pengunjung juga bisa mempelajari silsilah keluarga Nabi, sejarah perkembangan Kota Madinah, serta informasi mendetail mengenai kehidupan masyarakat muslim pada masa kenabian.
"Museum ini hanya memberikan gambaran kecil agar kita selalu bermuhasabah, tentunya untuk menjadi muslim yang lebih baik," jelas pembimbing tur museum, Ustaz Burhan yang dikutip Metro Pagi Primetime pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Untuk menikmati fasilitas edukasi ini, pengunjung dikenakan biaya tiket masuk sebagai berikut:
- Tiket Individu: 40 riyal per orang.
- Tiket Rombongan (Minimal 15 orang): dikenakan tarif khusus yakni 15 riyal atau sekitar Rp60.000 per orang.




