Menelusuri Jejak Rasulullah Lewat Teknologi Modern di Museum As-Safiyah Madinah

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bagi jemaah haji dan umrah yang sedang berada di Madinah, kini terdapat destinasi edukasi religi yang menarik perhatian, yakni Museum As-Safiyah. Berlokasi tepat di depan kawasan barat Masjid Nabawi, museum ini menjadi sarana bagi jemaah, khususnya dari Indonesia, untuk mendalami sejarah Islam melalui perpaduan teknologi modern dan replika yang realistis.

Museum As-Safiyah menyajikan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW dengan cara yang inovatif. Berbeda dengan museum pada umumnya, tempat ini memanfaatkan teknologi audio visual, diorama, hingga replika berukuran asli untuk memberikan gambaran yang lebih nyata kepada pengunjung.

Di dalam museum, pengunjung dapat menyaksikan berbagai replika penting, mulai dari gambaran rumah Rasulullah, mimbar asli Masjid Nabawi, hingga replika makam Nabi Muhammad SAW bersama dua sahabat setianya, Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab, yang aslinya berada di kawasan Raudah.

Penyajian materi sejarah yang modern ini sengaja dirancang agar lebih mudah dipahami oleh pengunjung dari berbagai usia. Bagi banyak jemaah, kunjungan ini memberikan kesan mendalam karena mereka bisa melihat visualisasi dari kisah-kisah yang selama ini hanya dipelajari melalui buku dan ceramah agama.

Museum yang telah berdiri selama kurang lebih dua hingga dua setengah tahun ini juga menawarkan materi edukasi yang komprehensif di lantai dua. Di area ini, fokus utama adalah biografi Nabi Muhammad SAW, mulai dari kondisi Kota Makkah sebelum kelahiran beliau, peristiwa hijrah, hingga wafatnya Sang Rasul.
  Baca juga: Jejak Perang Badar, Mengenang Titik Balik Perjuangan Islam
Selain biografi Nabi, pengunjung juga bisa mempelajari silsilah keluarga Nabi, sejarah perkembangan Kota Madinah, serta informasi mendetail mengenai kehidupan masyarakat muslim pada masa kenabian.

"Museum ini hanya memberikan gambaran kecil agar kita selalu bermuhasabah, tentunya untuk menjadi muslim yang lebih baik," jelas pembimbing tur museum, Ustaz Burhan yang dikutip Metro Pagi Primetime pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Untuk menikmati fasilitas edukasi ini, pengunjung dikenakan biaya tiket masuk sebagai berikut:

  • Tiket Individu: 40 riyal per orang.
  • Tiket Rombongan (Minimal 15 orang): dikenakan tarif khusus yakni 15 riyal atau sekitar Rp60.000 per orang.
Kehadiran Museum As-Safiyah menjadi alternatif kegiatan bagi jemaah haji untuk mengisi waktu luang di sela-sela waktu salat di Masjid Nabawi. Kunjungan ke museum ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menjadi sarana muhasabah bagi setiap muslim untuk mendalami makna kehidupan dan meneladani perjuangan Rasulullah SAW secara lebih dekat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Adik Vanessa Angel, Mayang, Ungkap Alasan Banting Setir dari Pop Rock ke Koplo
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Oknum Satpol PP Bogor yang Gadaikan SK Bawahan Dipecat sebagai ASN
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Spanyol Bidik Kemenangan Perdana saat Hadapi Arab Saudi di Laga Krusial Grup H Piala Dunia 2026
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Pelatih Timnas Australia Sebut Anak Asuhnya Hilang Fokus pada Babak Pertama
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
AS Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Ini Respons Mauricio Pochettino
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.