Jangan Kaget! Di sini Tak Ada Alfamart-Indomaret, Ini Penggantinya

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Minimarket (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bagi beberapa masyarakat Indonesia, Indomaret dan Alfamart menjadi gerai ritel populer dan mudah ditemukan di berbagai tempat, mulai dari kota besar hingga daerah pelosok. Lokasi kedua minimarket itu bahkan sering kali ditemukan berdekatan satu sama lain.

Saat ini, terdapat lebih dari 20 ribu gerai minimarket tersebut yang tersebar di seluruh Indonesia. Ekspansi bisnisnya bahkan sudah mencapai luar negeri, seperti Alfamart yang kini sudah beroperasi di Filipina.

Meskipun jumlah gerainya sudah mencapai puluhan ribu, ternyata masih ada satu daerah di Indonesia yang tidak memiliki kedua minimarket tersebut.


Baca: Tertarik Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal 2026

Hal itu menjadi fakta unik mengingat keberadaan kedua jaringan ritel modern itu mengingat posisinya yang dominan di Tanah Air. Simak ulasannya dilansir dari Beautynesia, dikutip Sabtu (20/6/2026):

Padang Tidak Punya Indomaret dan Alfamart

Padang, Sumatra Barat merupakan daerah yang tidak memiliki gerai Indomaret maupun Alfamart. Pemerintah setempat sengaja tidak memberikan izin kepada kedua perusahaan ritel tersebut untuk melindungi ekonomi daerah dan pedagang lokal.

Kehadiran minimarket modern berskala nasional dikhawatirkan dapat mematikan bisnis kecil dan warung kelontong di sekitarnya. Dengan barang yang lebih lengkap dan harga pasti, Indomaret dan Alfamart dianggap berpotensi membuat pelanggan meninggalkan pedagang lokal.

Sebagai gantinya, pemerintah daerah mendorong pertumbuhan UMKM dan minimarket lokal milik perorangan. Warga Sumatera Barat, khususnya masyarakat Minang yang dikenal ahli berdagang, diyakini mampu mengelola bisnis ritel modern secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa bantuan jaringan ritel besar.

Baca: Sebelum Sembilan Naga, Ada Gang of Four Penguasa Ekonomi RI
Gantinya: Halal Mart

Meskipun tidak ada Indomaret dan Alfamart, masyarakat di Padang tetap bisa berbelanja di berbagai toserba yang dikelola oleh warga lokal. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan belanja warga tetap terpenuhi melalui usaha-usaha milik penduduk setempat.

Pemerintah daerah juga menyediakan solusi pengganti berupa Halal Mart yang dirancang oleh Wali Kota Padang sebelumnya. Semua barang yang dijual di sana merupakan produk asli lokal, sehingga kehadirannya tidak akan menyingkirkan para pedagang tradisional.

Kebijakan untuk tidak mengizinkan masuknya kedua ritel besar tersebut memang bertujuan untuk melindungi warung dan minimarket kecil di Sumatera Barat. Dengan begitu, pedagang lokal tetap bisa bertahan dan mengelola perekonomian daerah secara mandiri.

Baca: Pegawai Indomaret-Alfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China

(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Bersaing Dengan Pindar, Ini Cara Bank Genjot Kredit UMKM

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peringkat Tiga Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Energi RI
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Perintah Baru Prabowo, Pecut Bank-Bank BUMN Unjuk Gigi Lakukan Ini
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Frans Tukar Rupiah ke SGD Sebelum Kirim ke Gembong Narkoba Fredy di Thailand
• 6 jam laludetik.com
thumb
Pamit dari PSM Makassar, PSIS Semarang Buka Peluang Nego Bomber Alex Tanque
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Butet Kartaredjasa Bawa Budaya Jawa ke Vatikan Lewat Lukisan Jalan Salib
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.