Usai ziarah Gus Dur dan Bung Karno, Kapolri lanjut ke makam Soeharto

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo berziarah dan menaburkan bunga di makam Presiden kedua RI Soeharto di Astana Giribangun, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, setelah sebelumnya berziarah ke makam Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Presiden Soekarno.

Kapolri mengatakan rangkaian ziarah ke makam para mantan presiden menjadi tradisi Polri untuk menyerap, menggali, dan meneruskan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pemimpin bangsa kepada institusi kepolisian.

"Ini sangat penting khususnya bagi institusi Polri, yang tentunya kita memiliki satu amanah untuk terus bisa mempertahankan apa yang diwariskan, apa nilai-nilai yang telah diberikan oleh mantan-mantan presiden kita, mantan-mantan pemimpin bangsa kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga terhadap institusi Polri," kata Sigit dalam keterangannya diterima di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Kapolri ziarah ke makam Gus Dur kenang semangat reformasi

Baca juga: Ziarah makam Bung Karno, Kapolri sebut upaya serap nilai pemimpin bangsa

Menurut Kapolri, nilai-nilai tersebut perlu dijaga dan dijadikan semangat bagi Polri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

"Demikian juga ini menjadi sesuatu kekuatan, sesuatu hal yang positif untuk terus kami kembangkan sebagai spirit untuk institusi Polri, agar terus bisa melaksanakan apa yang menjadi amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara, untuk menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Dalam prosesi ziarah di Astana Giribangun, Kapolri bersama rombongan membacakan doa dan menaburkan bunga di pusara Soeharto.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian ziarah Polri menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026.

Pada hari yang sama, Kapolri juga berziarah ke makam Presiden pertama RI Soekarno di Blitar, Jawa Timur, dan makam Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Jombang.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Polri berupaya menjadikan keteladanan para pemimpin bangsa sebagai penguat profesionalisme dan pengabdian institusi dalam menjawab tantangan tugas ke depan.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Partai Jerman Laporkan Kader yang Serukan Muslim Diracun Gas seperti Yahudi pada Era Nazi
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dinilai Miliki Komitmen Keterbukaan Informasi Publik, Bupati Serang Diganjar Anugerah
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Tumor Otak Bisa Ditandai Sakit Kepala Progresif, Ini 6 Gejala yang Harus Dikenali
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
BI Jatim Prediksi Penjualan Ritel Naik pada Juli 2026, Ditopang Tahun Ajaran Baru
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
PDIP Jawab Golkar soal Apa yang Diseimbangkan: Fungsi Checks and Balances
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.