Pemuda Pancasila Sulsel Dorong Solusi Krisis Air Bersih Makassar, PDAM Siapkan Perbaikan Pipa dan Penguatan Pasokan

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Sulsel melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) PP Sulsel mendorong solusi krisis air bersih di Makassar.

Hal tersebut melalui Dialog Publik bertajuk Krisis Air Bersih di Makassar, dari Keluhan Menjadi Solusi Bersama di Kopi Aspirasi Makassar pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Forum tersebut mempertemukan berbagai pihak untuk membahas persoalan distribusi air bersih yang masih menjadi keluhan masyarakat di sejumlah wilayah Kota Makassar.

Ketua MPW Pemuda Pancasila Sulsel, Diza Rasyid Ali, mengatakan dialog tersebut bertujuan mencari solusi bersama terhadap persoalan layanan air bersih yang hingga kini masih dirasakan warga, terutama di sejumlah kecamatan yang belum terlayani secara optimal.

“Dalam dialog ini kita ingin mencari solusi bersama terkait persoalan air di Makassar yang masih banyak daerah kecamatan yang belum teraliri air,” ujarnya.

Menurut Diza, salah satu persoalan mendasar yang perlu segera dibenahi adalah kondisi jaringan pipa yang sudah tua serta belum tergantikan secara menyeluruh.

Selain itu, kebocoran pipa akibat aktivitas penggalian proyek juga kerap terjadi karena belum adanya peta jaringan yang terintegrasi dan mudah diakses.

Ia menilai pemerintah dan PDAM perlu memiliki blueprint jaringan perpipaan yang jelas agar setiap pekerjaan infrastruktur tidak lagi berdampak pada kerusakan pipa distribusi air.

“Makassar dikatakan sebagai kota dunia, tetapi kalau tidak ada air bagaimana bisa disebut kota dunia,” katanya.

Diza juga menyoroti tingginya kehilangan air dalam sistem distribusi. Menurutnya, persoalan tersebut telah berlangsung lama dan perlu menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan.

“Kalau PDAM membeli air 100 persen tetapi yang diterima hanya sekitar 40 persen, maka harus dicari bersama di mana persoalannya. Semua organisasi kemasyarakatan dan pemuda harus membantu mencari solusi, termasuk mengawasi kemungkinan adanya praktik pencurian air,” ujarnya.

Selain persoalan jaringan distribusi, Diza menilai keterbatasan lahan untuk pembangunan infrastruktur air bersih juga perlu menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar.

Ia menegaskan Pemuda Pancasila siap mendukung langkah-langkah perbaikan yang dilakukan PDAM, namun perusahaan daerah tersebut juga diminta terus melakukan pembenahan internal.

Ia juga berharap program pengembangan PDAM dapat berjalan berkesinambungan dan tidak berubah setiap kali terjadi pergantian pimpinan.

“Program yang sudah direncanakan harus tetap dilanjutkan. Jangan sampai setiap pergantian direktur membuat program berubah dan akhirnya banyak pekerjaan yang terbengkalai,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkurade, menyambut baik masukan yang disampaikan dalam dialog publik tersebut.

Menurutnya, PDAM berencana menjalin kerja sama dengan Pemuda Pancasila dan berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya melalui nota kesepahaman (MoU) untuk mendukung sejumlah program perusahaan.

“Ke depan kita akan melakukan MoU dengan Pemuda Pancasila dan ormas lainnya, termasuk untuk kegiatan penghijauan di lahan kosong milik PDAM dan pengawasan terhadap pencurian air,” ujarnya.

Selain itu, organisasi masyarakat juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran pelanggan dalam membayar tagihan air tepat waktu karena masih terdapat tunggakan yang cukup besar.

Terkait keluhan masyarakat di wilayah utara Kota Makassar, Syahrum menjelaskan pihaknya tengah menyelesaikan penyambungan instalasi pompa di kawasan Manggala yang ditargetkan beroperasi dalam dua pekan mendatang.

PDAM juga telah melakukan penyambungan jaringan pipa dari kawasan Maccini Sombala yang selama ini memiliki pasokan air relatif stabil untuk memperkuat distribusi hingga kawasan Jalan Gatot Subroto dan sekitarnya.

“Insyaallah dalam dua pekan ke depan sudah bisa beroperasi dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah utara,” katanya.

Sebagai langkah penanganan sementara, PDAM saat ini mengoperasikan 14 unit mobil tangki yang setiap hari mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak, termasuk kawasan utara Makassar dan Kerung-Kerung.

Mengenai tingginya tingkat kehilangan air, Andi mengungkapkan PDAM akan menggandeng pihak ketiga untuk melakukan survei menyeluruh terhadap jaringan perpipaan guna mendeteksi titik-titik kebocoran.

Menurutnya, proses identifikasi tidak mudah karena sebagian pipa berada hingga dua meter di bawah permukaan tanah dan sebagian lainnya telah tertutup pembangunan jalan.

“Nanti akan digunakan alat khusus untuk mendeteksi kerusakan pipa sehingga bisa diketahui titik kebocoran secara lebih akurat,” ujarnya.

PDAM Makassar juga telah menyusun blueprint pengembangan perusahaan untuk lima tahun ke depan yang mencakup program pergantian jaringan pipa secara bertahap dan menyeluruh.

“Kurang lebih kebutuhan anggarannya mencapai Rp600 miliar untuk lima tahun ke depan,” kata Andi.

Selain itu, Syahrum menjelaskan, salah satu penyebab terganggunya pasokan air ke wilayah utara Makassar adalah berkurangnya debit air dari sumber air Lekopancing.

Penurunan debit tersebut dipicu oleh sejumlah faktor, mulai dari sedimentasi dan sampah di saluran air hingga pemanfaatan aliran air oleh sebagian masyarakat untuk kebutuhan tambak.

Sebagai solusi, PDAM tengah membangun sistem tambahan untuk mengambil air dari Sungai Moncongloe menuju saluran distribusi yang ada.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pasokan air baku ke instalasi pengolahan dan memperbaiki layanan kepada masyarakat dalam waktu dekat.

Di sisi lain, PDAM menargetkan peningkatan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Pada 2027, perusahaan menargetkan setoran dividen kepada Pemkot Makassar sebesar Rp12 miliar hingga Rp13 miliar.

Menurut Syahrum, target tersebut dapat tercapai apabila tingkat kebocoran air berhasil ditekan sehingga pendapatan perusahaan meningkat.(ams)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhaj Nyatakan Kepulangan Jemaah Haji Gelombang 2 Sudah Lebih Tertib
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Kasus Korupsi Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Messi Dilaporkan ke FIFA Jelang Laga Argentina Vs Australia di Piala Dunia 2026, Ada Masalah Apa?
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Ruben Onsu Syok, Namanya Tidak Dicantumkan di Daftar Jemput Anaknya di Sekolah, Malah Sosok Ini
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Sabtu 20 Juni 2026 Diskon, 1 Gram Jadi Rp2.668.000
• 12 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.