JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan kondisi saluran air yang telah berusia puluhan tahun membuat Jakarta berpotensi mengalami lubang amblas atau sinkhole di sejumlah titik.
Hal itu ia sampaikan saat menanggapi genangan yang kembali muncul di Jalan Mochtar Raya, perbatasan Joglo, Jakarta Barat, dan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, meski sebelumnya telah dilakukan penyedotan air.
"Mungkin saja terjadi. Karena tadi saya juga mendapat informasi bahwa ada satu daerah yang mengalami ambles lagi," kata Rano saat ditemui di Taman Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2026).
Menurut dia, potensi tersebut sebelumnya juga telah ia sampaikan saat terjadi jalan amblas di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
"Oleh karena itu, waktu di Lenteng Agung saya sudah menyampaikan bahwa di Jakarta sangat mungkin terjadi lubang amblasan (sinkhole)," ujarnya.
Baca juga: Jakarta Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia 2026, Wagub Rano: Jadi Pemacu bagi Kita
Saluran Air Sudah Tua
Rano menyebut potensi sinkhole di Jakarta meningkat karena kondisi saluran air yang sudah berusia cukup tua.
"Saluran air kita sudah cukup tua, usianya hampir 30 sampai 40 tahun," kata dia.
Ia memastikan Pemprov DKI Jakarta akan menindaklanjuti setiap keluhan warga terkait kondisi saluran air dan infrastruktur yang bermasalah.
"Saluran di wilayah Depok saja yang ambles kami perbaiki," tambah Rano.
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga bergerak cepat memperbaiki kerusakan di salah satu ruas utama penghubung Jakarta dengan Kota Depok tersebut.
Lima hari usai kejadian ambles, jalan tersebut berhasil diperbaiki dan kembali dapat dilintasi kendaraan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang