KOMPAS.TV - Sinyal diskusi damai antara Amerika Serikat dan Iran di Swiss menguat.
Media Amerika Serikat, Axios, menyebut utusan khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff, sudah menuju Swiss.
Sementara Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, juga akan menyusul Witkoff.
Sebelumnya, AS dan Iran dijadwalkan melanjutkan perundingan damai di Swiss pada Jumat waktu setempat, setelah kedua negara telah menandatangani nota kesepahaman damai.
Namun, pertemuan itu ditunda usai Israel tetap melancarkan serangan ke Hizbullah di Lebanon.
Meski dikabarkan Israel dan Hizbullah sepakat gencatan senjata untuk menghormati nota kesepahaman damai Iran dengan AS, namun militer Israel berdalih belum ada arahan yang diberikan.
Sementara Iran sebelumnya menegaskan Lebanon menjadi bagian tak terpisahkan dari kesepakatan damai dengan Amerika Serikat.
Perihal kesepakatan damainya dengan Iran, Presiden Amerika Serikat Donald Trump yakin dalam 60 hari sejak ditandatanganinya nota kesepahaman, kesepakatan dengan Iran akan tercapai.
Jika tidak terwujud, Trump mengancam akan kembali menyerang Iran.
Meski nota kesepahaman antara Iran dan AS sudah ditandatangani, namun perwujudan perdamaian yang sesungguhnya masih menjadi ujian dalam 60 hari ke depan.
Membahas soal sikap AS dan Iran terhadap komitmen kesepakatan perdamaian, kita sudah bersama Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement, Anton Aliabbas.
Baca Juga: Kata Mojtaba Khamenei Soal Kesepakatan Damai Iran & AS
#trump #iran #as #perang
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- iran
- as
- perang
- as iran damai
- swiss
- timur tengah




