Siasat Jemaah Haji Akali Regulasi Bandara: Pakai Baju 10 Lapis, Zamzam Dibalut Lakban

kompas.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah jemaah haji menyiasati barang-barang yang akan mereka bawa pulang ke Tanah Air, termasuk oleh-oleh untuk keluarga.

Cara menyiasati oleh-oleh ini dilakukan dengan mengenakan busana gamis hingga sembilan bahkan sepuluh lapis saat berada di bandara Arab Saudi.

Merujuk pada regulasi penerbangan, jemaah hanya diizinkan membawa tiga barang bawaan yakni koper bagasi dengan berat maksimal 32 kilogram.

Kemudian, koper kabin seberat maksimal tujuh kilogram dan tas selempang berisi dokumen penting seperti paspor.

Baca juga: Kadaker Madinah: Semua Jemaah Haji Gelombang Kedua Bisa Masuk Raudhah

Jika barang bawaan mereka berlebih, maka petugas maskapai dan imigrasi akan meminta mereka mengurangi barang bawaan sesuai dengan regulasi.

Tak jarang sejumlah jemaah pun harus meninggalkan barang di bandara demi mengurangi bobot muatan.

Salah satu jemaah yang menggunakan trik ini adalah Marina asal Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, yang tergabung dalam embarkasi Makassar (UPG).

Marina rela mengenakan gamis sembilan lapis agar oleh-olehnya bisa terbawa ke Tanah Air.

Baca juga: Mengapa Jemaah Haji Indonesia Dilarang Membawa Air Zam-zam Saat Penerbangan Pulang?

"Kopernya tidak muat kalau terlalu banyak. Jadi saya keluarkan baju-baju untuk dipakai. Supaya kopernya lebih longgar," kata Marina.

Trik yang sama juga dilakukan jemaah lainnya, M Yamin bersama sang istri juga melakukan cara yang sama agar berat kopernya tak melebihi aturan yang ditentukan.

Yamin bahkan mengalungkan baju ihram yang digunakannya selama berhaji.

“Pakai sembilan lapis gamis ditambah kain ihram biar semua termuat," ujar dia.

Baca juga: Jemaah Haji Kedapatan Bawa Air Zam-zam, Kopernya Dibongkar

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kesibukan jemaah menyesuaikan regulasi penerbangan soal muatan tampak di Bandara King Abdul Aziz Jeddah dan Bandara Internasional Pangeran Mohammad Bin Abdulaziz Madinah, Arab Saudi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kisah Deniz Undav! Dulu Ditolak Akademi dan Jadi Buruh Pabrik, Sekarang Senjata Rahasia Jerman di Piala Dunia
• 39 menit laluviva.co.id
thumb
Pertamina Beri Santunan untuk 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Adam Deni Jadi Tersangka Perusakan Ruko di Jakut, Ajukan Restorative Justice
• 3 jam lalukompas.com
thumb
50 Tokoh Pasang Badan Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Roy Suryo
• 23 jam lalueranasional.com
thumb
Mengapa Presiden Prabowo Merasa Perlu Memiliki Banyak Penasihat?
• 8 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.