Menteri Maruarar Pastikan Suku Bunga Rumah Subsidi Tak Terimbas Kenaikan BI Rate

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

Maruarar menegaskan skema tenor KPR FLPP dengan jangka waktu mencapai 40 tahun.

Menteri Maruarar Pastikan Suku Bunga Rumah Subsidi Tak Terimbas Kenaikan BI Rate

IDXChannel - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan tingkat suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi tidak akan mengalami kenaikan sekalipun terjadi tren kenaikan pada BI Rate.

Maruarar mengatakan, langkah intervensi pemerintah untuk mematok bunga Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di angka 5 persen tetap berjalan demi menjaga agar cicilan hunian tetap terjangkau oleh masyarakat luas.

Baca Juga:
BI Rate Naik, Perhatikan Dampaknya ke Pasar Hunian yang Mengandalkan KPR

"Kami memastikan negara hadir dan berpihak kepada rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Walaupun terdapat dinamika ekonomi dan peningkatan BI Rate, bunga FLPP tetap dijaga sebesar 5 persen agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap rumah yang layak dan terjangkau," kata Maruarar, Minggu (21/6/2026).

Maruarar menegaskan skema tenor KPR FLPP dengan jangka waktu mencapai 40 tahun, yang digulirkan atas instruksi Presiden Prabowo Subianto telah dikaji secara mendalam dan dinyatakan siap diimplementasikan sesuai dengan ketentuan serta regulasi yang berlaku.

Baca Juga:
BI Rate Naik, Bunga KPR Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen

Sementara itu, jika ditilik dari target penyaluran FLPP tahun anggaran 2026 sebesar 350.000 unit, capaian realisasinya sejauh ini telah menyentuh angka 78.277 unit rumah, atau berkisar 22,36 persen dari total target tahunan tersebut.

Maruarar juga menyoroti perkembangan terkait progres penyelesaian proyek pembangunan Rumah Susun (Rusun) Meikarta.

Baca Juga:
Gen Z-Milenial Makin Agresif Beli Rumah, Kuasai 95,3 persen Debitur KPR BTN

Pemerintah tengah merumuskan berbagai langkah strategis, mencakup proses serah terima aset hibah, percepatan proses uji tuntas (due diligence) terkait keabsahan tanah oleh Danantara, hingga penunjukan BUMN yang nantinya akan diserahi mandat eksekusi proyek tersebut.

Baca Juga:
Menteri Maruarar Tegaskan Skema Cicilan KPR 40 Tahun Masih Dibahas Komite Tapera

Sebagai catatan, Bank Indonesia (BI) mengumumkan kenaikan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) edisi Juni 2026.

Bersamaan dengan kebijakan tersebut, otoritas moneter turut mengerek bunga deposit facility ke posisi 4,75 persen dan menaikkan bunga lending facility sebesar 25 bps hingga menyentuh level 6,5 persen.

Langkah pengetatan moneter ini dinilai BI sangat krusial guna memperkokoh stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian pasar global, sekaligus sebagai kebijakan antisipatif (preemptive) untuk mengawal agar laju inflasi pada periode 2026 dan 2027 tetap terkendali dalam rentang kisaran 12,5 plus minus 1 persen sesuai dengan target pemerintah.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Jadwal Salat Kota Bandung 21 Juni 2026
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pramono Batal Pindahkan Patung Jenderal Sudirman
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Tips Sehat Nonton Piala Dunia 2026 agar Tetap Bugar dan Produktif
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mengupas Fenomena Sosial pada Gelaran Piala Dunia 2026
• 7 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.