jpnn.com - BANDUNG - Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar Jazuli Juwaini menekankan komitmen organisasi untuk memperkuat peran MA dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial, serta pembangunan bangsa. Jazuli menegaskan itu saat pelantikan Pengurus Besar Mathla’ul Anwar Masa Khidmat 2026–2031 di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/6).
Jazuli menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan telah menyatakan kesediaannya mengemban amanah organisasi.“Ketahuilah, sesungguhnya ikrar yang dibacakan tadi bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan tekad yang kuat dan komitmen terhadap amanah perjuangan kepada Allah, organisasi, umat, dan bangsa,” kata Jazuli dalam keterangannya, Sabtu (20/6).
BACA JUGA: Ketum PB Mathlaul Anwar: Orang Cerdas gak Punya Akhlak, Nanti Menipu
Jazuli menekankan pentingnya meneguhkan jati diri MA sebagai organisasi Islam yang sejak berdirinya konsisten menjaga akidah ahlussunnah wal jamaah, serta mengemban tiga risalah utama organisasinya, yaitu pendidikan, dakwah, dan sosial. Di bidang pendidikan, MA terus berupaya mencerdaskan masyarakat, serta melahirkan generasi yang berkarakter, kompeten, dan memiliki daya saing pada tingkat nasional, regional, maupun global.
Dalam bidang dakwah, MA berkomitmen menyebarkan Islam rahmatan lil ‘alamin yang menghadirkan kedamaian, kesejukan, ketenangan, dan kemuliaan bagi umat. Jazuli mengatakan dakwah dilakukan dengan pendekatan yang bijaksana, penuh kearifan, dan melalui nasihat yang baik. “Dalam bidang sosial, Mathla’ul Anwar sejak awal berdiri telah menanamkan nilai kepekaan dan kepedulian sosial, menghormati pranata-pranata sosial yang berkembang di masyarakat, serta menjadikan budaya sebagai sarana komunikasi dan penguatan hubungan sosial,” papar Jazuli.
BACA JUGA: Jazuli DPR Terima Kunjungan Global for Nature, Bahas Tantangan Global & Kelestarian Alam
Dia juga menekankan komitmen organisasi menjaga persatuan umat, kemanusiaan, dan kebangsaan melalui penguatan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah wathaniyah. “Persatuan menjadi modal penting untuk mewujudkan umat yang bermartabat serta negara yang kuat dan berwibawa,” katanya. Selain itu, MA menegaskan dukungannya terhadap pembangunan nasional di berbagai bidang dan siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah serta seluruh komponen bangsa demi kemajuan Indonesia.
Pada masa khidmat 2026–2031, PB MA akan memfokuskan diri pada sejumlah agenda transformasi strategis. Pertama, transformasi tata kelola organisasi agar lebih profesional, modern, dan akuntabel. Kedua, peningkatan kualitas pendidikan di seluruh lembaga pendidikan MA. Ketiga, penguatan sistem kaderisasi untuk melahirkan kader-kader yang siap menjadi pemimpin di berbagai level dan bidang kehidupan. Keempat, pengokohan eksistensi dan kontribusi MA dalam pembangunan umat, bangsa, dan negara.
BACA JUGA: Dari Umat untuk Bangsa, Jazuli Pimpin Kunjungan Silaturahmi Mathlaâul Anwar ke Jenderal (Purn) Wiranto
Lebih lanjut Jazuli mengajak seluruh jajaran pengurus untuk bekerja secara sungguh-sungguh, menjaga semangat kebersamaan, serta menjadikan kepengurusan baru sebagai momentum memperkuat peran MA dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Mari jadikan amanah ini sebagai ladang pengabdian dan perjuangan untuk kemajuan umat, bangsa, dan negara, serta untuk memperkuat peran Mathla’ul Anwar dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan bermartabat,” katanya.
Jazuli dalam kesempatan itu juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beserta jajaran, serta Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan rapat kerja dan pelantikan pengurus PB MA di Gedung Pakuan. Acara dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Saiful Bahri, Bupati Bandung Dadang Supriatna, serta seluruh pimpinan dan pengurus PB MA dan Muslimat MA. (boy/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi




