Inspeksi Mobil Listrik Bekas Lebih Sederhana, Ini Penjelasannya

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Pemeriksaan mobil bekas kini tidak hanya berlaku untuk kendaraan bermesin konvensional. Seiring meningkatnya populasi mobil listrik di Indonesia, layanan inspeksi juga mulai menyesuaikan metode pengecekan untuk kendaraan elektrifikasi.

Pemilik Inspector Mobil, Sundoro Edi Pranoto, mengatakan proses inspeksi mobil listrik memiliki karakter yang berbeda dibandingkan mobil berbahan bakar bensin. Salah satu perbedaan utamanya terletak pada metode pemeriksaan yang lebih banyak berbasis sistem elektronik.

“Mobil listrik justru enggak terlalu detail ya. Mobil listrik ini lebih kayak sistem, jadi tinggal di-scan aja,” kata Sundoro kepada kumparan, Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, proses scanning dilakukan untuk membaca kondisi sistem kendaraan, termasuk sistem baterai dan modul elektronik utama. Hal ini membuat sebagian tahapan inspeksi menjadi lebih cepat karena tidak perlu mengecek komponen mesin seperti pada mobil konvensional.

“Justru EV malah lebih ringan karena enggak ngecek mesin juga kan. Paling ngecek bodi sama kaki-kaki, mobil listrik kan enggak ada suara mesin, jadi lebih langsung di-scan baterai,” jelasnya.

Meski demikian, pemeriksaan fisik tetap dilakukan, terutama pada bagian bodi dan kaki-kaki untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural pada kendaraan.

Dari sisi tren, Sundoro menyebut permintaan inspeksi mobil listrik mulai muncul sejak 2024 seiring meningkatnya penjualan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Beberapa model yang sering diperiksa antara lain BYD M6, BYD Seal, hingga Wuling Air ev.

“Mulai 2024 sudah ada order untuk mobil listrik, biasanya BYD M6, BYD Seal, Wuling Air ev,” katanya.

Menariknya, biaya inspeksi mobil listrik tidak berbeda dengan mobil konvensional. Tarif tetap mengikuti kategori ukuran dan segmen kendaraan.

“Untuk biayanya sama seperti mobil bensin. LCGC Rp350 ribu, medium car Rp400 ribu, mobil besar Rp450 ribu sampai Rp550 ribu,” ujarnya.

Ia menambahkan, meski proses inspeksi mobil listrik lebih sederhana, pemeriksaan tetap penting dilakukan sebelum transaksi, terutama untuk memastikan kondisi baterai masih dalam keadaan baik dan tidak mengalami degradasi signifikan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenham Jabar Kawal Pemenuhan Hak Korban Dugaan Kekerasan dan Penyekapan, Pastikan Pendampingan hingga Proses Pemulihan yang Layak
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Rupiah Menguat Di Tengah Aksi Demo, Stabilitas jadi Sorotan
• 21 jam laludisway.id
thumb
BTN Pantau Proyek Rumah Bersubsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KLH Asah Strategi Narasi dan Konten Kreatif Lewat NewsCraft & CreativeHub
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.