BMKG edukasi nelayan antisipasi cuaca ekstrem lewat sekolah lapang

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Rembang (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meningkatkan literasi cuaca maritim bagi nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, melalui kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Tingkat Provinsi 2026 sebagai upaya mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

"Agenda BMKG terkait Sekolah Lapang Cuaca Nelayan ini merupakan kegiatan rutin yang difokuskan untuk daerah pesisir. Tujuannya agar nelayan bisa lebih memahami dan selalu memperbarui informasi terkait cuaca," kata Anggota DPR RI Harmusa Oktaviani di Rembang, Minggu.

Menurut dia BMKG harus terus mengedukasi masyarakat, khususnya nelayan, agar memanfaatkan platform resmi BMKG yang menyajikan informasi cuaca maritim secara real-time. Sehingga nelayan dapat menentukan waktu melaut secara lebih aman dan terukur.

"Ketika berangkat melaut, mereka mengetahui kondisi cuaca. Karena BMKG memberikan informasi cuaca sebagai acuan agar aktivitas melaut lebih aman," ujarnya.

Ia menilai pemahaman terhadap informasi cuaca menjadi sangat penting, terutama bagi nelayan yang aktivitasnya sangat bergantung pada kondisi alam dan rentan terhadap cuaca ekstrem.

Harmusa menambahkan program sekolah lapang cuaca nelayan akan dilaksanakan secara bergiliran di wilayah pesisir lainnya, terutama di sepanjang Pantai Utara Jawa.

"Tahun ini di Kabupaten Rembang, selanjutnya bisa bergeser ke Kabupaten Pati atau daerah lain di sepanjang Pantai Utara karena memang saya berfokus di wilayah ini," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, BMKG diharapkan mampu meningkatkan kemampuan nelayan dalam membaca informasi cuaca dan mengambil keputusan yang tepat sebelum melaut, sehingga risiko kecelakaan akibat cuaca buruk dapat diminimalkan sekaligus mendukung produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sementara itu, Direktur Meteorologi Penerbangan BMKG Achadi Subarkah Raharjo mengatakan penyebarluasan informasi meteorologi maritim menjadi bagian penting dalam meningkatkan keselamatan sekaligus kesejahteraan nelayan.

"Upaya meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan nelayan perlu didukung oleh sosialisasi informasi meteorologi maritim untuk kelautan," ujarnya.

Menurut Achadi BMKG tidak dapat bekerja sendiri dalam menjangkau masyarakat sehingga membutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah untuk memfasilitasi kegiatan ini sehingga manfaatnya dapat dirasakan nelayan.

Baca juga: BMKG tingkatkan ketahanan kebencanaan melalui sekolah lapang gempa

Baca juga: BMKG target 6.500 peserta Sekolah Lapang Iklim dan Cuaca pada 2026

Baca juga: Akurasi informasi BMKG tembus 102 persen dari target nasional


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Campus League 2026 Jaring Talenta Mahasiswa Berbakat di Bidang Olah Raga 
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Terungkap Awal Mula Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Korban dan Pelaku Bertemu di Acara Musik
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Zelensky Kembalikan Penghargaan Tertinggi Polandia usai Dicabut Nawrocki
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gara-gara Komentar soal Ronaldo, Joao Neves Diserang hingga Media Sosial Kekasihnya Diserbu
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Ramalan Zodiak Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026: Leo Butuh Me Time, Libra Bersinar di Karier
• 1 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.