Ketua KPK Wanti-wanti Parpol Soal Kader Mantan Koruptor

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto minta partai politik untuk memilih orang-orang yang berintegritas untuk menjadi kader.

“Nah yang paling penting adalah soal integritas. Diharapkan bahwa kader itu adalah orang-orang yang memiliki sebuah integritas,” kata Setyo di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Hal tersebut disampaikan Setyo saat menanggapi kabar eks terpidana korupsi yang juga mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam bergabung dengan salah satu partai politik.

Baca juga: Lelang Rampasan Koruptor KPK: iPhone XS Dijual Rp 231.000, Laku Rp 34 Juta

Setyo mengatakan, integritas juga harus dimiliki oleh partai politik karena setiap kegiatan yang dilakukan akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, ya semua pasti diperlukan sebuah integritas yang relevan dengan kegiatan partai politik,” ujarnya.

Terkait dengan kabar eks terpidana korupsi bergabung dengan parpol, Setyo mengatakan, masyarakat pasti bisa menilai sosok tersebut.

Baca juga: Ketua KPK: Integritas Tak Hanya Berangkat dari Ruang Kerja, Tapi Bisa dari Jalan Raya

“Pastinya masyarakat bisa menilailah. Masyarakat, semua pihak, termasuk juga partai-partai juga bisa menilai gitu,” ucap dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dilansir dari Tribunnews, Nur Alam mengumumkan keputusannya untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Ia memilih gabung PSI tak lama setelah dirinya mengadakan pertemuan dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026).

Baca juga: KPK Sita Dokumen Usai Geledah 3 Kantor di Bali Terkait Kasus Silmy Karim

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saat Pintar Secara Akademik Tak Cukup Jadi Bekal untuk Jalani Hidup
• 3 jam lalukompas.id
thumb
5 Fakta IPO EMMI, Incar Dana Rp 269 Miliar hingga Janji Bagikan 30% dari Laba
• 42 menit lalukatadata.co.id
thumb
Belgia vs Iran: tekanan mental bebani kedua tim
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Australia Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung Varian H5 yang Mematikan pada Burung Migran
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Isi Liburan Sekolah dengan Mengenalkan Ekosistem Alam di Pusat Perbelanjaan
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.