Ottawa: Seorang imam masjid di Kanada menjadi korban penyerangan di luar sebuah masjid di Kota Victoria, Provinsi British Columbia, menurut pernyataan Dewan Nasional Muslim Kanada (NCCM).
Korban yang diidentifikasi sebagai Sheikh Ebrahim dilaporkan diserang pada Kamis malam setelah memimpin salat di BCMA Mosque.
Menurut NCCM, Sheikh Ebrahim saat itu sedang berada di dalam kendaraannya ketika seorang pria membuka paksa pintu mobil dan melakukan penyerangan.
Organisasi tersebut menyebut pelaku juga meneriakkan ujaran bernada Islamofobia serta meminta korban untuk “kembali ke negara asalnya”.
Dalam pernyataannya pada Sabtu, 20 Juni 2026, NCCM mengatakan telah bekerja sama dengan pihak berwenang selama 48 jam terakhir untuk memastikan keselamatan komunitas serta mendorong akuntabilitas atas insiden tersebut.
“Melihat seorang pemimpin agama yang dihormati menjadi sasaran dan diserang dengan cara seperti ini sama sekali tidak dapat diterima,” ujar pernyataan NCCM yang dikutip Anadolu Agency.
Organisasi itu menilai insiden tersebut menjadi pengingat akan bahaya meningkatnya Islamofobia yang masih dihadapi komunitas Muslim di Kanada.
NCCM juga menyatakan keprihatinan atas frekuensi kejadian serupa yang dinilai semakin sering terjadi.
“Kami tidak bisa tinggal diam ketika insiden seperti ini terus terjadi dengan frekuensi yang mengkhawatirkan,” tulis organisasi tersebut.
NCCM mendesak para pemimpin di semua tingkat pemerintahan untuk mengecam kekerasan terhadap umat Muslim dan mengambil langkah konkret guna mengatasi meningkatnya kejahatan berbasis kebencian.
Selain itu, organisasi tersebut meminta aparat penegak hukum menyelidiki seluruh aspek kasus, termasuk kemungkinan motif kebencian terhadap agama sebagai faktor utama penyerangan.
Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan Sheikh Ebrahim maupun kemungkinan tuntutan hukum terhadap pelaku.
Pihak kepolisian juga belum merilis keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut.
Baca juga: Wali Kota San Diego Kecam Islamofobia usai Penembakan di Kompleks Masjid




