Zelensky Sebut Rusia Siapkan Serangan Besar ke Ukraina dalam Waktu Dekat

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kyiv: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa Rusia sedang mempersiapkan serangan besar dalam beberapa hari ke depan dan meminta warga tetap waspada terhadap peringatan serangan udara.

Dalam pidato malamnya di hari Sabtu, Zelensky mengatakan ancaman serangan baru dari Rusia perlu diantisipasi secara serius.

“Malam ini dan dalam waktu dekat, kita harus memberikan perhatian khusus terhadap peringatan serangan udara. Rusia telah menyiapkan serangan besar yang baru,” kata Zelensky, seperti dikutip dari TRT World, Minggu, 21 Juni 2026.

Menurutnya, pasukan Rusia terus melancarkan serangan di berbagai wilayah Ukraina yang menyebabkan jatuhnya korban sipil.

Di saat yang sama, Zelensky mengklaim pasukan Ukraina berhasil melancarkan serangan yang efektif terhadap sebuah kilang minyak di wilayah Tyumen, Rusia.

Selain itu, Volodymyr Zelensky juga menuduh Belarus semakin terlibat dalam konflik dengan membantu operasi militer Rusia.

Ia mengklaim terdapat peralatan pengulang sinyal di dekat perbatasan yang digunakan untuk membantu mengarahkan serangan drone Rusia ke wilayah Ukraina.

“Belarus masih memiliki waktu untuk membongkar peralatan tersebut,” ujar Zelensky.

Presiden Ukraina itu juga menyoroti peningkatan pengiriman bahan bakar dari Belarus ke Rusia. Menurutnya, ekspor bensin Belarus ke Rusia meningkat 13 kali lipat pada periode Januari hingga Mei dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara ekspor solar meningkat tiga kali lipat.

Zelensky menilai dukungan logistik dan industri dari Belarusia memperkuat posisi Rusia dalam konflik yang masih berlangsung.

Sebelumnya pada Jumat, Zelensky memperingatkan Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, agar mencabut peralatan yang diduga mendukung operasi militer Rusia di dekat perbatasan Ukraina.

Ia mengatakan Ukraina dapat mengambil tindakan untuk menghancurkan peralatan tersebut apabila tidak segera dipindahkan. Korban Sipil Bertambah Di tengah meningkatnya ketegangan, sejumlah wilayah Ukraina kembali menjadi sasaran serangan Rusia pada Sabtu.

Gubernur Wilayah Zaporizhzhia, Ivan Fedorov, mengatakan serangan bom luncur Rusia terhadap Kota Zaporizhzhia menewaskan lima orang dan melukai 10 lainnya.

Menurut Fedorov, kota tersebut mengalami sembilan kali serangan yang merusak sejumlah bangunan permukiman dan infrastruktur. Di wilayah Sumy yang berbatasan dengan Rusia, seorang warga dilaporkan tewas akibat serangan bom di pinggiran kota.

Sementara itu, Gubernur Kherson, Oleksandr Prokudin, mengatakan satu orang meninggal dunia dalam serangan drone di sebuah desa di wilayah tersebut.

Pejabat setempat juga melaporkan tiga anak mengalami luka-luka akibat serangan yang menghantam Kota Poltava di Ukraina tengah.

Baca juga:  Trump Sebut Perang Ukraina Mungkin Tak Terjadi Jika Rusia Tetap di G8


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buku Fikih Disabilitas Diluncurkan di Munas-Konbes NU, Dorong Kesetaraan Disabilitas Mental
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Negosiator Iran Bertolak ke Swiss, Akan Bahas Kesepakatan dengan AS
• 13 jam laludetik.com
thumb
Pramono Terbitkan Kepgub, Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Mengapa Si Kecil Butuh Tiga Jenis Serat Pangan?
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Jadi Salah Satu Panelis Indonesia Summit 2026, Bupati Ipuk Bicara Digitalisasi Pemerintah Bersama Luhut Panjaitan
• 17 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.