Hubungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni memanas usai Trump mengklaim Meloni 'mengemis' meminta berfoto. Padahal, sebelumnya hubungan keduanya harmonis
Dilansir Reuters, Minggu (21/6/2026), saat Trump dilantik untuk masa jabatan keduanya sebagai presiden AS pada tahun 2025, Meloni adalah satu-satunya pemimpin Eropa yang diundang untuk hadir.
Satu setengah tahun kemudian, hubungan Trump dan Meloni mulai berantakan.
Ketegangan antara kedua tokoh sayap kanan ini muncul di awal perang AS-Israel di Iran. Pasalnya perang ini merusak ekonomi Eropa dan membangkitkan kembali sentimen anti-perang yang kuat di Italia.
Ada harapan keduanya bisa memperbaiki hubungan dalam KTT G7 di Prancis. Namun harapan itu hancur pada ketika Trump mengatakan kepada sebuah saluran TV Italia bahwa Meloni telah "memohon" kepadanya untuk berfoto dengannya.
Meloni membalas, mengatakan Trump telah mengarang cerita tersebut. Lebih jauh lagi, ia menuduh Trump menunjukkan rasa hormat yang jauh lebih besar kepada musuh-musuh Barat daripada kepada teman-teman lamanya.
"Ada satu hal yang harus dia ingat: baik saya maupun Italia tidak pernah memohon," katanya.
Berikut ini jejak riwayat hubungan Trump dan Meloni yang kini memanas:
Memulai Memanas Karena Perang IranKemenangan pemilu Trump tahun 2024 membuka jalan bagi Meloni untuk menjalin hubungan khusus dengan AS. Trump awalnya menghujaninya dengan pujian, menyebutnya pada berbagai kesempatan di tahun 2024 dan 2025 sebagai "pemimpin dan pribadi yang fantastis", "wanita muda yang cantik", "politisi yang sangat sukses" dan "inspirasi bagi semua orang."
Ketika Trump memberlakukan tarif besar-besaran terhadap Uni Eropa, hubungan keduanya tetap baik.
Dia juga menghindari kritik publik terhadapnya, bahkan ketika para pemimpin Eropa lainnya khawatir atas kegagalannya untuk merangkul Ukraina dalam perangnya dengan Rusia dan atas keengganannya untuk menekan Israel agar mengakhiri konflik Gaza.
Namun, perang di Iran membuat Meloni terpojok situasinya memburuk tajam pada bulan April ketika Trump menyerang Paus Leo atas kritiknya terhadap konflik tersebut. Meloni membela Leo, yang mendorong Trump untuk menuduhnya kurang berani.
(rdp/haf)





