Grid.ID - Terungkap kronologi penemuan 2 pemuda tewas di selokan Bekasi diduga menjadi korban tawuran. Polisi kini telah mengamankan empat orang berkaitan dengan kasus tersebut.
Penemuan dua jasad pemuda di selokan Jalan Raya Mustikajaya, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat menggegerkan warga setempat. Penemuan itu terjadi pada Jumat (19/6/2026).
Kedua korban diketahui berinisial D (17), dan K (19). Sementara seorang remaja lainnya berinisial MIA (18) ditemukan selamat meskipun mengalami luka berat. Lantas bagaimana kronologinya?
Kronologi
Petugas keamanan di sekitar lokasi kejadian, Rian (36), mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV di tempatnya bekerja, ketiga korban terlihat berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Menurutnya, sepeda motor yang ditumpangi menghantam trotoar hingga akhirnya masuk ke dalam selokan.
"Kalau dilihat dari CCTV, motornya sempat kayak loncat dulu gitu, terus jatuh lagi, nyeburnya ke got," ujar Rian, dikutip dari Kompas.com.
Keterangan Rian sejalan dengan hasil penyelidikan sementara yang dilakukan polisi. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia, kedua korban diduga lebih dahulu mengalami kecelakaan tunggal.
"Awalnya mereka menabrak trotoar terlebih dahulu, kemudian terjatuh. Setelah itu ada pelaku yang menghampiri terus kemudian korban meninggal," ujar Kusumo.
Lebih lanjut, Rian menjelaskan bahwa setelah ketiga korban terjatuh, mereka didatangi oleh sekelompok orang yang juga datang menggunakan sepeda motor. Dari rekaman CCTV, rombongan diperkirakan berjumlah sekitar enam sepeda motor.
Beberapa orang dari rombongan terlihat membawa senjata tajam saat menghampiri korban. Ia juga menduga sepeda motor milik para korban dibawa kabur setelah kejadian.
"Setelah jatuh kemudian ada penyerangan," ujar Rian.
Dugaan peristiwa tersebut berkaitan dengan tawuran muncul dari keterangan korban selamat. Meskipun begitu, polisi belum memberikan kesimpulan terkait hal ini.
"Masih kami selidiki ya. Ini tidak ada yang melihat terjadinya aksi tawuran di situ, tapi gejalanya ya ke penganiayaan," ucap Kusumo.
Di tengah proses penyelidikan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti. Termasuk sepeda motor milik korban yang sempat dibawa pelaku.
"Motor korban sudah kami amankan," ucap Kusumo.
Kini polisi telah mengamankan empat orang terduga pelaku dalam peristiwa tersebut. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan atas temuan dua jenazah di selokan.
"Pelaku empat orang sudah kamu amankan," ujar Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Andi M Iqbal, dikutip dari Tribunnews.
Itulah kronologi penemuan 2 pemuda tewas di selokan Bekasi diduga menjadi korban tawuran. Polisi kini telah mengamankan empat orang berkaitan dengan kasus tersebut. Namun penyelidikan terkait motif dan lainnya masih berlangsung. (*)
Artikel Asli




