Dishub berencana terapkan sistem transportasi cerdas di TransJatim

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Surabaya (ANTARA) - Dinas Perhubungan Jawa Timur berencana menerapkan Intelligent Transport System (ITS) atau Sistem Transportasi Cerdas pada layanan TransJatim guna meningkatkan efisiensi perjalanan dan kualitas pelayanan transportasi publik.

"Saya ingin satu koridor diterapkan ITS, termasuk simpang terkoordinasi dan prioritas bagi bus," kata Kepala Dishub Jatim Nyono di Surabaya, Minggu.

Menurut dia, penerapan ITS akan diawali melalui kajian pada Koridor I TransJatim yang memiliki tingkat keterisian penumpang atau load factor tinggi.

Sistem tersebut akan memanfaatkan teknologi sensor pada persimpangan jalan sehingga durasi lampu lalu lintas dapat menyesuaikan kondisi kepadatan kendaraan secara real time.

Baca juga: Pemkot Batam tambah 19 bus Trans Batam perkuat koridor dan layanan

Dengan teknologi itu, kendaraan dari arah yang lebih padat akan memperoleh waktu lampu hijau lebih lama dibandingkan jalur dengan volume kendaraan rendah.

Selain itu, Dishub Jatim juga menyiapkan penerapan bus priority atau prioritas bagi bus TransJatim agar kendaraan angkutan massal memperoleh kelancaran saat mendekati persimpangan.

Nyono menjelaskan konsep tersebut telah banyak diterapkan di berbagai negara sebagai bagian dari pengembangan transportasi publik modern.

Penerapan ITS juga akan dipadukan dengan program jalan berkeselamatan yang mencakup penyediaan fasilitas keselamatan lalu lintas secara lengkap di koridor layanan.

Baca juga: Khofifah ajak warga manfaatkan Bus TransJatim perkuat mobilitas

"Semua fasilitas keselamatan akan dikombinasikan dengan sistem angkutan publik berbasis ITS sehingga pelayanan menjadi lebih baik," ujarnya.

Selain Koridor I TransJatim, konsep serupa juga direncanakan diterapkan di wilayah Malang sebagai bagian dari pengembangan transportasi perkotaan berbasis teknologi.

Saat ini Dishub Jatim masih melakukan survei fasilitas dan infrastruktur yang tersedia di koridor-koridor tersebut sebelum implementasi dilakukan.

Menurut Nyono, realisasi program bergantung pada dukungan anggaran pemerintah daerah, namun kajian teknis telah mulai disiapkan untuk mempercepat penerapan sistem transportasi cerdas di Jawa Timur.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saat Suporter Jepang Bersih-bersih Stadion Piala Dunia Malah Tuai Kritikan
• 11 jam laludetik.com
thumb
Dinamika Konflik Global: Antara Tekanan ‘Maksimum’ AS terhadap Iran dan Strategi Kelumpuhan Ukraina di Krimea
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
Bolivia Krisis Ekonomi, Presiden Tetapkan Darurat Nasional
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Main di Empat Kompetisi, Persib Bakal Dapat Perlakuan Khusus dari I.League
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Penikaman di Mal Rusia, 1 Wanita Tewas dan 5 Orang Luka
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.