Ribuan warga Albania melakukan demonstrasi menolak pembangunan resor terkait dengan keluarga Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Minggu (21/6/2026). Demonstrasi yang dimulai hampir tiga minggu lalu itu semakin membesar. (REUTERS/Valdrin Xhemaj)
2/6Dilansir Reuters, Minggu (21/6), sejak akhir Mei, para demonstran berkumpul setiap malam untuk menentang pembangunan hotel mewah yang terkait dengan putri Trump, Ivanka, dan suaminya, Jared Kushner, yang direncanakan dibangun di cagar alam di pesisir negara Balkan tersebut. (REUTERS/Florion Goga)
Penentangan terhadap pembangunan tersebut telah menjadi titik fokus frustrasi atas dugaan korupsi. Sekarang, para pendemo menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Albania, Edi Rama. (REUTERS/Florion Goga)
4/6Didukung oleh sejumlah besar diaspora Albania yang melakukan perjalanan ke negara itu untuk unjuk rasa, para demonstran mengibarkan bendera Albania dan Amerika saat balon merah dilepaskan ke udara. (REUTERS/Florion Goga)
Beberapa demonstran memproyeksikan slogan 'Albania tidak untuk dijual' di gedung kantor PM. (REUTERS/Florion Goga)
6/6Para demonstran menuduh Rama dan pemerintahannya kurang transparan mengenai pembangunan yang direncanakan di pesisir Albania. (REUTERS/Valdrin Xhemaj)
Add as a preferredsource on Google




