Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih mendalami insiden pria berinisial SR yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur, di perkampungan wilayah Cakung, Jakarta Timur, pada Jumat (19/6/2026).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi menuturkan, pelaku ternyata merupakan tetangga korban.
“Iya (pelaku tetangga korban). (Rumahnya) ngontrak dekat rumah korban,” kata Made Budi, kepada wartawan, Minggu (21/6/2026).
Lebih lanjut, Made Budi menyebutkan, pelaku telah beraksi sejak tahun 2025. Hal ini diketahui oleh para tetangga yang curiga dengan perilakunya.
“Untuk perbuatannya tetangga sudah curiga sejak lama karena setiap hari jumat tersangka selalu berada di rumah dan korban selalu main ke rumah tersangka,” jelasnya.
Sementara itu, Made Budi menerangkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait motif dan penyebab pelaku melancarkan aksinya tersebut.
Terpisah, Kasat PPA Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Lina Yuliana menyebutkan, korban saat ini kondisi fisiknya baik. Namun untuk hasil visum masih menunggu dari RS Polri.
“Secara fisik kondisi (korban) baik-baik. (Hasil visum) Secara resmi belum diterbitkan dari RS Polri,” terangnya.
Adapun insiden ini diunggah dalam akun X @scrolltkp. Terlihat terduga pelaku menggunakan baju berwarna hijau. Di belakangnya tampak sejumlah warga yang berupaya mengamankan pelaku.
“Itu orangnya? Ya Allah pak udah tua pak. Ini orangnya yang pakai baju hijau,” ucap perekam video.
Sementara itu tertulis keterangan dalam video tersebut, pelaku beraksi saat jam ibadah salat Jumat. Korban masih duduk di kelas 4 SD, dan merupakan tetangga terduga pelaku.
Diketahui bahwa terduga pelaku merupakan pendatang dan yang bersangkutan saat diinterogasi mengaku telah melakukan aksinya sebanyak tiga kali.
Terkait hal ini, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi membenarkan soal peristiwa yang terjadi.
"Iya betul (pelaku melakukan pemerkosaan anak dibawah umur)," kata Made Budi, kepada wartawan, Minggu (21/6/2026).
Sementara itu Made Budi menyebutkan, saat ini terduga pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Timur, dan kasus ditangani oleh Sat PPA/PPO, sebab kasus melibatkan anak.




