Meski begitu, Faathir/Devin mengakui bahwa lawan juga bermain sangat baik. Mereka bermain dengan kepercayaan diri tinggi dan punya pertahanan yang rapat. Baca juga: Macau Open 2026: Cedera Halangi Langkah Tiwi/Fadia ke Final "Alhamdulillah yang pasti bangga bisa jadi finalis di BWF Super 300 pertama saya. Banyak pelajaran mahal yang saya dapat pastinya. Tadi setelah berhasil mengejar ketertinggalan di game kedua lawan lebih percaya diri jadi lebih kuat dari segi defencenya. Untuk ke depannya evaluasi kami yang penting fokusnya dulu, karena kami sering sekali ketika sudah unggul malah tersusul," jelas Faathir. Belajar Lebih Tenang "Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik dan tanpa cedera, pertandingan tadi lawan kami cukup kuat. Kendala kami tadi, hilang fokus dan kurang tenang saat terkejar. Lawan unggul di kuat dan tahan di lapangan serta lebih tenang saat poin tertinggal maupun saat poin unggul," urai Devin.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)





