Kenaikan BI Rate Berpotensi Dongkrak Bunga Kredit Kendaraan, Ini Saran untuk Konsumen

bisnis.com
23 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA— Masyarakat yang berencana membeli kendaraan secara kredit diminta lebih cermat menghitung kemampuan keuangannya setelah Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75%.

Kenaikan tersebut dinilai berpotensi mendorong naiknya bunga kredit kendaraan bermotor dalam waktu dekat.

Praktisi dan pengamat industri pembiayaan serta otomotif Jodjana Jody mengingatkan calon pembeli kendaraan untuk mempertimbangkan kondisi keuangan secara matang sebelum mengajukan kredit, terutama di tengah potensi kenaikan biaya hidup pada semester II/2026.

“Apabila ingin kredit kendaraan, pastikan sudah menghitung biaya hidup dengan baik karena inflasi diperkirakan akan cukup tinggi pada semester kedua nanti,” kata Jodjana kepada Bisnis, Minggu (21/6/2026).

Jodjana menuturkan, selain kondisi ekonomi yang masih lesu, sejumlah ekonom juga memperkirakan fenomena El Nino dapat mendorong kenaikan harga pangan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan biaya hidup masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

Karena itu, selain memperhitungkan kebutuhan rumah tangga, konsumen perlu memastikan kemampuan membayar cicilan tetap terjaga apabila kondisi ekonomi memburuk atau pendapatan mengalami penurunan.

Baca Juga

  • Industri Leasing Siapkan Strategi Jaga Bunga Kredit Kendaraan di 2022
  • Bos OJK Promosi Bunga Kredit Kendaraan Listrik Lebih Murah
  • Maybank Finance Tebar Promo Bunga Kredit Kendaraan Mulai dari 0 Persen

Menurut dia, idealnya porsi cicilan tidak melebihi sepertiga dari pendapatan bulanan. Jika kemampuan mencicil berada di bawah batas tersebut, masyarakat sebaiknya tidak memaksakan diri mengambil kredit kendaraan.

“Di samping itu, pendapatan juga harus dilihat apakah masih bisa bertahan di tengah dinamika pasar yang cukup berat saat ini,” ujarnya.

Jodjana menilai kehati-hatian tersebut penting mengingat BI Rate telah naik total 100 bps dalam dua bulan terakhir. Kenaikan suku bunga acuan itu berpotensi mendorong perusahaan pembiayaan menyesuaikan bunga kredit kendaraan seiring meningkatnya biaya dana (cost of fund).

Di tengah tren kenaikan suku bunga, perusahaan pembiayaan juga dituntut menyesuaikan strategi pendanaan agar biaya dana tetap kompetitif. Menurut Jodjana, perusahaan perlu mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan untuk meminimalkan dampak kenaikan suku bunga.

“Perusahaan pembiayaan harus menghitung ulang strategi pendanaannya agar mendapatkan cost of fund yang lebih baik, melalui bauran pendanaan dari bank lokal, pinjaman luar negeri, maupun obligasi,” katanya.

Dia menjelaskan perusahaan pembiayaan berukuran besar tidak dapat hanya bergantung pada pendanaan dari perbankan domestik. Diversifikasi sumber pendanaan melalui pinjaman luar negeri maupun penerbitan obligasi menjadi semakin penting di tengah kenaikan suku bunga.

Lebih lanjut, Jodjana menilai kenaikan bunga kredit kendaraan juga berpotensi meningkatkan rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF). Oleh sebab itu, perusahaan pembiayaan perlu lebih selektif dalam menilai kemampuan finansial calon debitur.

Menurutnya, tantangan tersebut muncul di tengah daya beli masyarakat yang masih tertekan, terutama pada kelompok kelas menengah yang selama ini menjadi salah satu penopang utama penjualan kendaraan bermotor.

Dengan kondisi tersebut, Jodjana memproyeksikan pasar kendaraan dan pembiayaan otomotif pada semester II/2026 akan menghadapi tekanan yang lebih besar dibandingkan semester sebelumnya.

“Proyeksi pasar kendaraan dan pembiayaan pada semester kedua tahun ini akan lebih berat karena kenaikan suku bunga yang cukup signifikan di tengah melemahnya daya beli kelas menengah,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Roy Suryo–Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jaksel Besok Pukul 09.00 dari RS Polri
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Jakarta 499 Tahun: Kota Global yang Sentralistis
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Kata Roy Suryo dan dr Tifa Usai Tidak Ditahan Kejaksaan
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Pemkot Makassar Amankan Aset Fasum 4,3 Hektare di Biringkanaya
• 7 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Pertamina Wujudkan Asa Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia Lewat Ini
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.