Pemerintah Targetkan 80 Persen Masalah Sampah Nasional Tuntas 2029

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan pemerintah menargetkan sebesar 70-80 persen permasalahan sampah nasional dapat diselesaikan pada 2029.

Zulhas mengatakan permasalahan sampah akan diselesaikan melalui percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah, pengelolaan kawasan terkelola, serta gerakan pemilahan sampah rumah tangga.

BACA JUGA: Kumpulkan 51 Kg Sampah Organik di Invirotech 2026, MIND ID Perkuat Program Lingkungan

"Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan pemerintah sendirian. Jika pemerintah membangun teknologinya dan masyarakat membangun kebiasaan memilah sampah dari rumah, kita bisa mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan produktif," ujar Menko Zulhas, dalam Apel Siaga Jaga Jakarta Pilah Sampah di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Dia pun mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan reformasi pengelolaan sampah secara paralel bersama pemerintah.

BACA JUGA: KPK Ungkap Temuan dari Penggeledahan Kantor Imigrasi Bali

Menurut dia, pemerintah sedang mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi (Waste to Energy), sementara masyarakat dapat berkontribusi dengan memilah sampah sejak dari rumah.

Zulhas mengapresiasi kinerja Pemprov DKI Jakarta, yang dinilai menjadi pelopor nyata pemilahan sampah dari sumber dengan melibatkan RT, RW, hingga komunitas masyarakat.

BACA JUGA: Gibran Bagi-Bagi Sepeda Lagi

"Reformasi ini harus berjalan paralel dengan gerakan masyarakat memilah sampah dari rumah. Sampah organik bisa jadi pupuk, sampah anorganik bisa didaur ulang dan memiliki nilai ekonomi," tutur Zulhas.

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan terus mendorong percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di sejumlah lokasi prioritas, sesuai mandat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025.

Hingga saat ini, terdapat sekitar 30 lokasi PSEL yang direncanakan untuk dikembangkan dalam beberapa tahun ke depan, dengan pendekatan kawasan perkotaan/aglomerasi yang memproduksi sampah di atas 1.000 ton per hari.

Dalam waktu dekat, sebanyak tiga lokasi PSEL akan dilaksanakan groundbreaking, kemudian menyusul 12 lokasi yang sedang diproses oleh Danantara Indonesia, untuk masuk fase pemilihan mitra dengan target beroperasi pada tahun 2028.(ant/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dukung Asta Cita, Seskab Teddy Gagas Kompetisi Setkab Gengs
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Adam Deni Ditahan Polisi Usai Diduga Rusak Ruko dan Intimidasi dengan Airsoftgun di Jakarta Utara
• 3 jam laluintipseleb.com
thumb
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Senin 22 Juni 2026
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Cek Uang Pangkal IPB 2026, Berapa Biaya Masuk Jalur Mandiri?
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Pramono Batal Pindahkan Patung Jenderal Sudirman
• 19 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.