BNPB: Kemarau picu karhutla dan kekurangan air bersih di Klaten

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mulai menghadapi dampak ganda akibat musim kemarau berupa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekurangan pasokan air bersih.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin, mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah mengerahkan tim gabungan untuk menangani kedua kondisi kedaruratan tersebut pada akhir pekan lalu.

"Untuk peristiwa pertama, kebakaran melanda lahan seluas tiga hektare di Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan pada Sabtu (20/6) sore sekitar pukul 15.45 WIB, yang beruntung berhasil dipadamkan oleh tim gabungan," kata dia.

Abdul menjelaskan berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan, pemicu kebakaran lahan tersebut diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian apinya menjalar ke area rumput kering diperkuat oleh embusan angin kencang.

Baca juga: BNPB: Tim gabungan tangani 5,3 hektare kebakaran lahan di Banjar

Menyusul insiden tersebut, BPBD Kabupaten Klaten mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat agar menghentikan kebiasaan membakar sampah secara terbuka di area yang berdekatan dengan rerumputan atau dahan kering selama cuaca terik.

Pada hari yang sama, jajaran BPBD Klaten juga melakukan intervensi penanganan kekeringan dengan mendistribusikan pasokan air bersih sebanyak 60.000 liter atau setara 12 truk tangki kepada warga di Kecamatan Kemalang.

Langkah darurat tersebut diambil sebagai respons atas kesulitan warga dalam menjangkau air domestik, pascamenurunnya debit secara drastis pada sejumlah sumber air bersih yang biasa dimanfaatkan masyarakat sehari-hari.

BNPB, menurut Abdul terus mengimbau seluruh pemerintah daerah di Jawa Tengah untuk meningkatkan kesiapsiagaan memasuki puncak kemarau yang diperkirakan berlangsung Agustus-September, baik melalui manajemen cadangan air bersih maupun penegakan pengawasan titik rawan api.

Baca juga: BNPB: Dua kabupaten di Jawa Tengah mulai dilanda kekeringan

Baca juga: BNPB: Hari tanpa hujan picu bencana kekeringan di Pasuruan Jawa Timur


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinyal Cuan Saham MBMA, NCKL hingga INCO Sambut Damai di Selat Hormuz
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Sulitnya Mencari Kerja di Tengah Meningkatnya Jumlah Lulusan Perguruan Tinggi
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
PM Belanda Sampaikan Permintaan Maaf Resmi ke Komunitas Maluku
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
OJK Kini Bisa Atur Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Ini Kata Pengamat
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Pangkas 1.000 BUMN, Pemerintah Sebut Berhasil Konsolidasikan 258 Perusahaan
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.