BEI Telusuri Catatan MSCI soal Ketersediaan Bahasa Inggris di Pasar Modal

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap melakukan pertemuan lanjutan dengan MSCI guna mengklarifikasi catatan terkait dengan ketersediaan informasi berbahasa Inggris dalam ekosistem pasar modal.

Penjabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengungkapkan bahwa pihaknya rutin melakukan komunikasi dua arah dengan MSCI secara intensif guna membedah hasil laporan asesmen komersial tersebut.

Terkait dengan sentimen keterbatasan bahasa Inggris yang disoroti investor global, BEI akan melacak secara mendalam letak kendala tersebut. Apakah berada di level emiten, anggota bursa, atau instansi pendukung lainnya.

“Kami akan melakukan pertemuan lagi untuk melakukan klarifikasi atas beberapa poin yang menjadi concern, ya misalnya ada informasi yang tidak tersedia dalam bahasa Inggris, nah itu informasi yang mana,” ujar Jeffrey kepada awak media pada akhir pekan lalu, Jumat (21/6/2026).

Menurut dia, klarifikasi tersebut penting dilakukan karena berdasarkan regulasi yang berlaku saat ini, otoritas bursa telah mewajibkan seluruh emiten untuk menyampaikan laporan keuangan secara bilingual.

“Sedangkan kan sesuai dengan peraturan bursa, seluruh laporan keuangan itu sudah harus disampaikan dalam dua bahasa,” kata Jeffrey.

Melalui pertemuan lanjutan tersebut, BEI ingin memastikan apakah komplain dari investor portofolio internasional tertuju pada platform penyediaan data bursa atau justru pada aspek keterbukaan informasi di pihak ketiga.

Baca Juga : MSCI, BEI, dan Pertaruhan Nasib Pasar Modal Indonesia di Bulan Juni 2026

“Apakah yang disediakan oleh bursa saja, atau yang disediakan juga oleh pihak-pihak lain di lingkungan pasar modal, apakah emiten, apakah anggota bursa, apakah itu juga yang termasuk, ya tentu itu akan kita klarifikasi,” ucapnya.

Di sisi lain, Jeffrey menambahkan bahwa kepastian terkait dengan hasil evaluasi ataupun perubahan bobot indeks sepenuhnya merupakan kewenangan independen dari MSCI selaku penyusun indeks global.

Kendati demikian, otoritas bursa tetap optimistis para pelaku pasar global dapat melihat secara objektif berbagai langkah perbaikan struktur dan empat pilar reformasi yang dijalankan BEI dalam empat bulan terakhir.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus 2026
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Siapkan Payung, BMKG: Hujan Guyur Tiga Wilayah Jakarta Senin 22 Juni Ini, Waspada Petir!
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Wonderlab Hadir di Jakarta, Tempat Bermain Anak Interaktif Berbasis Teknologi!
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Emas Antam Stabil di Rp2,668 Juta per Gram pada Awal Pekan
• 22 menit lalupantau.com
thumb
Polda Metro Jaya ajak semua pihak hormati proses hukum kasus Roy Suryo
• 32 menit laluantaranews.com
Berhasil disimpan.