Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ancam cabut subsidi sekolah swasta gratis bagi murid yang langgar aturan. Dedi menyebut bantuan pendidikan itu disertai syarat perilaku yang harus dipatuhi oleh para penerima manfaat.
Seperti diketahui, Program sekolah swasta gratis merupakan terobosan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri. Berdasarkan data Pemprov Jawa Barat, terdapat lebih dari 70 ribu calon siswa yang berpotensi tidak tertampung setelah proses Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).
Oleh karena itu, pemerintah mendistribusikan siswa ke sekolah swasta yang telah menjalin kerja sama resmi melalui nota kesepahaman (MoU). Dedi menyebut biaya sekolah swasta itu akan ditanggung oleh pemerintah provinsi.
Sehingga, siswa tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya. Meski begitu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini tidak hanya menitikberatkan pada akses pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter siswa.
Dedi Mulyadi mewajibkan siswa yang masuk sekolah swasta secara gratis untuk menjaga perilaku mereka. Bahkan, Dedi Mulyadi ancam cabut subsidi sekolah gratis bagi murid yang melanggar aturan.
"Para siswa, dia harus berkomitmen. Kan mendapat subsidi dari kita cukup besar."
"Tetapi dia juga harus menaati aturan kita yakni menjadi anak baik, tidak tawuran misalnya," ujar Dedi, Sabtu (20/6/2026) dikutip dari Kompas.com.
Sanksi Bagi yang Melanggar
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengaku telah menyiapkan sanksi tegas bagi siswa yang melanggar aturan. Sanksi tersebut berupa pencabutan subsidi pendidikan jika siswa terbukti melakukan pelanggaran serius.
Adapun pelanggaran yang dimaksud itu seperti:
1. Terlibat tawuran
2. Berkomplot dalam aksi kriminal
3. Melanggar aturan sekolah secara berat.
Dedi menyebut evaluasi akan dilakukan secara berkala terhadap perilaku siswa penerima program. Dedi berharap agar subsidi ini tidak hanya menjamin akses pendidikan, tetapi juga efektif dalam membangun moralitas peserta didik.
"Nanti begitu melanggar, kita cabut subsidinya," kata Dedi Mulyadi ancam cabut subsidi sekolah swasta gratis bagi murid yang langgar aturan.
Dedi Mulyadi Siapkan 700 Sekolah Swasta Gratis
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyiapkan 700 sekolah swasta untuk menampung calon murid yang tidak lolos ke sekolah negeri saat seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Melansir TribunJabar.ID, calon murid yang sudah terdaftar di SMA/SMK/sederajat Negeri saat Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), maka saat SPMB hanya tinggal melanjutkan prosedur yang berlaku.
"Selanjutnya, nama-nama tersebut (jika) persyaratannya sudah lengkap, di SPMB ini tinggal klik saja sesuai dengan petunjuk teknis yang ada di aplikasi," ujar Dedi Mulyadi.
Khusus sekolah swasta, kata Dedi Mulyadi, pihaknya akan menandatangani nota kesepahaman dengan 700 sekolah swasta kerja sama. Dedi juga mengaku pemerintah provinsi akan menanggung biaya pendidikan di sekolah swasta gratis tersebut.
"Bagi mereka yang pada akhirnya tidak bisa sekolah di negeri, bisa masuk ke swasta yang siang ini nota kesepahamannya ditandatangani."
"Berdasarkan informasi dari Kepala Dinas Pendidikan, ada 700 sekolah swasta yang menjalin kerja sama dengan pemerintah provinsi," paparnya. (*)
Artikel Asli




