Pantau - Sebuah kompleks komersial dan rekreasi yang direvitalisasi dari bangunan tua tidak terpakai di Tianjin, China utara, berhasil menarik banyak wisatawan dan turut menghidupkan ekonomi malam di kawasan tersebut setelah dibuka kembali untuk umum pada Mei 2026.
Kompleks yang berada di dekat Jembatan Chifeng di sepanjang Sungai Haihe itu menjadi salah satu destinasi favorit selama perayaan Festival Perahu Naga.
Kehadiran kompleks baru tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah setempat dalam memanfaatkan aset bersejarah untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Kompleks komersial dan rekreasi itu sebelumnya merupakan bangunan tua yang sudah tidak lagi digunakan.
Melalui proses revitalisasi, kawasan tersebut diubah menjadi ruang publik yang memadukan aktivitas belanja, hiburan, rekreasi, serta produk budaya dan kreatif.
Lokasinya yang berada di dekat Jembatan Chifeng dan Sungai Haihe menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana kota pada malam hari.
Banyak pengunjung terlihat memadati area kompleks untuk berbelanja, bersantai, dan menikmati pemandangan malam di kawasan tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, Tianjin terus memanfaatkan sumber daya sejarah dan budaya yang berada di sepanjang Sungai Haihe untuk mendorong perkembangan ekonomi malam.
Strategi tersebut dilakukan dengan menghidupkan kembali kawasan-kawasan bersejarah melalui revitalisasi dan pengembangan destinasi wisata baru.
Kawasan Sungai Haihe kini menjadi salah satu pusat aktivitas malam yang mendukung pertumbuhan sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata di Tianjin.
Keberhasilan revitalisasi kompleks di dekat Jembatan Chifeng menjadi salah satu contoh pemanfaatan bangunan lama yang mampu menciptakan daya tarik wisata sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi kota.




