Warga Klaten Kekurangan Air Bersih Akibat Kemarau

jpnn.com
14 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Warga wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mulai menghadapi dampak ganda akibat musim kemarau berupa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekurangan pasokan air bersih.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah mengerahkan tim gabungan untuk menangani kedua kondisi kedaruratan tersebut pada akhir pekan lalu.

BACA JUGA: Respons Gibran Setelah Roy Suryo - Dokter Tifa Ditahan Polisi atas Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi

"Untuk peristiwa pertama, kebakaran melanda lahan seluas tiga hektare di Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan pada Sabtu (20/6) sore sekitar pukul 15.45 WIB, yang beruntung berhasil dipadamkan oleh tim gabungan," kata dia, Senin (22/6/2026).

Berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan, pemicu kebakaran lahan tersebut diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian apinya menjalar ke area rumput kering diperkuat oleh embusan angin kencang.

BACA JUGA: Klasemen MotoGP 2026 Setelah Marc Marquez Juara di Ceko

Menyusul insiden tersebut, BPBD Kabupaten Klaten mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat agar menghentikan kebiasaan membakar sampah secara terbuka di area yang berdekatan dengan rerumputan atau dahan kering selama cuaca terik.

Jajaran BPBD Klaten juga melakukan intervensi penanganan kekeringan dengan mendistribusikan pasokan air bersih sebanyak 60.000 liter atau setara 12 truk tangki kepada warga di Kecamatan Kemalang.

BACA JUGA: Pemerintah Targetkan 80 Persen Masalah Sampah Nasional Tuntas 2029

Langkah darurat tersebut diambil sebagai respons atas kesulitan warga dalam menjangkau air domestik, pascamenurunnya debit secara drastis pada sejumlah sumber air bersih yang biasa dimanfaatkan masyarakat sehari-hari.

BNPB, menurut Abdul terus mengimbau seluruh pemerintah daerah di Jawa Tengah untuk meningkatkan kesiapsiagaan memasuki puncak kemarau yang diperkirakan berlangsung Agustus-September, baik melalui manajemen cadangan air bersih maupun penegakan pengawasan titik rawan api.(ant/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bertemu dengan Megawati, Kardinal: Kami Berdiskusi dan Bertukar Gagasan
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Dirut PLN Menghadap Prabowo, Lapor Kondisi Listrik Pulau Jawa Mulai Pulih
• 9 jam laludetik.com
thumb
Profil Roy Suryo yang Ditangkap Terkait Kasus Ijazah Jokowi, Berkali-kali Berurusan dengan Hukum
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Masyarakat Sipil dan Mahasiswa Gelar Aksi Reformati Indonesia di Grahadi Surabaya Hari Ini
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tengku Dewi Bongkar Sikap Istri Baru Andrew Andika saat Disapa soal Anak
• 6 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.