Kemarau Bakal Lebih Kering dan Panjang, Warga Jabar Diminta Waspadai Penyakit Ini

bisnis.com
16 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BANDUNG - Dinas Kesehatan Jawa Barat meminta masyarakat menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai penyakit saat musim kemarau yang tahun ini diprediksi lebih kering dan panjang.

Beberapa penyakit yang biasa muncul saat kemarau ekstrem di antaranya diare, Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), dehidrasi, dan malnutrisi.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Vini Adiani Dewi menuturkan, musim kemarau ekstrem mengakibatkan pasokan air bersih menurun sehingga kebersihan berkurang. Kondisi itu menjadikan virus dan bakteri terkonsentrasi sehingga beberapa penyakit berkembang, seperti diare.

Selain air bersih berkurang, musim kemarau juga biasanya disertai kondisi udara yang lembab. Hal itu berisiko mengakibatkan dehidrasi atau tubuh kehilangan cairan saat suhu tinggi. Waspadai pula kondisi suhu tubuh meningkat secara drastis (heatstroke).

"Apabila mengalami gejala suhu tubuh lebih dari 40 derajat celcius, kulit panas dan merah, pusing, muntah, segera cari pertolongan medis," ucap Vini, Minggu (21/6/2026).

Penyakit lain yang biasanya menyerang tubuh saat kemarau adalah ISPA. Penyakit tersebut muncul karena asap dan kualitas udara yang buruk saat kemarau.

Baca Juga

  • KDM Pastikan Pemprov Jabar Biayai Pendidikan 70.000-80.000 Siswa di Sekolah Swasta
  • Warga Bandung Raya Terdampak Pemadaman Listrik Bisa Gugat PLN Lewat BPSK
  • Pemprov Jabar Bakal Gelar Nobar Piala Dunia Mulai Semifinal

Kemarau panjang juga mengakibatkan kekeringan sehingga mengurangi produksi pangan. Malnutrisi merupakan kondisi yang bisa muncul karena kondisi itu.

Untuk menghindari berbagai penyakit, masyarakat diimbau melakukan langkah preventif, seperti minum dan istirahat yang cukup, menggunakan payung atau topi saat beraktivitas di bawah terik matahari serta mengonsumsi makanan bergizi.

Langkah penting lain yang perlu dilakukan yakni menjaga kebersihan lingkungan dan menanam pohon. "Jangan membakar sampah dan lahan," ujar Vini.

Sebelumnya, Pemprov Jabar akan segera menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) tentang Siaga Kekeringan serta Kepgub Posko Siaga Kekeringan.

Kebijakan tersebut diharapkan menjadi landasan koordinasi dan percepatan penanganan dampak kemarau di berbagai daerah.

"Pemprov Jabar akan segera menerbitkan Keputusan Gubernur Siaga Kekeringan dan Kepgub Posko Siaga Kekeringan," kata Sekda Jabar Herman Suryatman, Sabtu (6/6/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polresta Bandara Soekarno-Hatta Sita 8,6 Liter Etomidate Senilai Rp97,8 Miliar dari Jaringan Narkoba Internasional
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Hikayat Asal Muasal Nama Jakarta dari Masa ke Masa
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Jadwal Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 22 Juni 2026, HUT ke-499 Jakarta Sanksi Masih Berlaku
• 13 jam laludisway.id
thumb
Pemerintah Tambah Alokasi untuk KUR Perumahan Jadi Rp 50 Triliun
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Ditutup Turun 0,98% ke 6.116, Rupiah Melemah di Rp 17.843 per Dolar AS
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.