TABLOIDBINTANG.COM - Pihak Sarwendah meluruskan sejumlah isu yang dinilai berkembang tanpa dasar yang utuh.
Salah satu sorotan publik berkaitan dengan kehadiran kedua putri Sarwendah, Thalia dan Thania, dalam siaran langsung penjualan produk.
Selain itu, kedekatan Giorgio dengan anak-anak Sarwendah dan Ruben Onsu juga menjadi bahan perbincangan warganet.
Tim kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, menilai masyarakat terlalu cepat mengambil kesimpulan hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial.
"Posisi satu video yang melebihi batas, langsung disimpulkan. Ya kan kita ada lembaga seperti KPAI misalnya. Kita duduk, datang ke sana, yuk duduk permasalahannya seperti ini kita jelaskan jadi jangan lagi dibilang ini sudah kelewat batas lo," jelas Chris Sam Siwu.
Menurutnya, interaksi yang terjadi dalam siaran langsung tersebut masih dalam batas kewajaran. Mereka juga menegaskan bahwa kedekatan Giorgio dengan anak-anak Sarwendah merupakan bentuk kasih sayang, bukan sesuatu yang patut dipersoalkan.
"Sekarang kelewat batas di mana? Ya kan orang disayangnya juga," tuturnya.
Tak hanya itu, kuasa hukum juga mengungkap adanya video yang diduga telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Mereka menilai kemunculan konten semacam itu justru memperkeruh situasi dan memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
"Seperti apa sih videonya ya kan yang mengerikan malah ada AI yang bermunculan nah itu yang kita hindari hari. Makanya saya akan mengambil penyelesaian tertutup terhadap masalah ini," kata pengacara Sarwendah.
Sebelumnya, Ruben Onsu diketahui menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan Sarwendah dan Giorgio yang mengajak Thalia dan Thania saat melakukan siaran langsung untuk berjualan. Hal itu kemudian memicu beragam respons dari publik di media sosial.




